CUAN Ungkap Pemicu Lonjakan Harga Saham
JAKARTA, investor.id - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) memberikan respons terkait surat pengumuman IDX No. Peng-UMA-00005/BEI.WAS/01-2025 tanggal 8 Januari 2025 perihal pengumuman unusual market activity (UMA) Petrindo Jaya Kreasi.
“Perlu kami sampaikan bahwa perseroan berkomitmen untuk senantiasa mematuhi seluruh ketentuan peraturan yang berlaku, termasuk menyampaikan seluruh informasi material yang berkaitan dengan kegiatan dan proyek yang sedang atau akan dilaksanakan oleh perseroan,” jelas Sekretaris Perusahaan Petrindo, Robertus Maylando Siahaya dalam keterangan resmi, Jumat (10/1/2025).
Baca Juga:
Saham CBDK Bakal Sekencang PANI?Menurut pendapat perseroan, sambung Robertus, informasi material yang telah disampaikan melalui beberapa keterbukaan informasi mengenai, antara lain, dimulainya produksi batu bara metalurgi oleh salah satu anak usaha perseroan yaitu PT Bumindo Daya Karunia serta dukungan keuangan dari perbankan yang diterima perseroan, memberikan indikasi positif mengenai kinerja perseroan yang terus meningkat secara konsisten.
“Hal ini ditanggapi secara baik oleh pasar yang tercermin dari peningkatan harga saham dalam beberapa waktu terakhir,” papar sekretaris perusahaan Petrindo (CUAN).
Apresiasi
Terlepas dari pandangan perseroan tersebut, lanjutnya, pihaknya mengapresiasi BEI yang melaksanakan tugas pengawasan dalam rangka memberikan perlindungan kepada seluruh investor di pasar modal Indonesia.
“Sebagai bentuk tanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan, perseroan berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan usaha, merelasisasikan seluruh rencana usaha yang telah ditetapkan, serta menyampaikan setiap informasi material yang perlu diketahui oleh publik sesuai ketentuan peraturan yang berlaku,” pungkasnya.
Saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) pada perdagangan 9 Januari kemarin memerah 5,07% imbas keluarnya pengumuman UMA dari BEI. Tapi di sesi I tanggal 10 Januari saham CUAN bangkit dengan naik 2,67% ke Rp 13.425 jelang jeda siang.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






