Jumat, 15 Mei 2026

Superbank Disebut Mau IPO, Begini Implikasinya ke Emtek (EMTK)

Penulis : Jauhari Mahardhika
14 Jan 2025 | 19:42 WIB
BAGIKAN
Superbank. (Foto: Istimewa)
Superbank. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Bank digital, PT Super Bank Indonesia (Superbank) dikabarkan tengah mempertimbangkan rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada tahun ini.

Menurut laporan Bloomberg, Superbank sedang mencari beberapa bank untuk menggarap IPO dengan target perolehan dana sekitar US$ 200-300 juta dan valuasi senilai US$ 1,5-2 miliar.

Adapun pertimbangan IPO Superbank masih dalam tahap awal dan belum tentu akan terealisasi. Selain itu, rincian nilai dan besaran transaksi juga masih dapat berubah.

ADVERTISEMENT

Investor Superbank saat ini antara lain PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek, Grab Holdings Ltd, Singapore Telecommunications Ltd (Singtel), dan KakaoBank Corp.

Emtek (EMTK) dan Singtel disebut laporan tersebut belum merespons permintaan komentar terkait isu IPO Superbank. Sedangkan Grab dan KakaoBank menolak untuk berkomentar.

Sementara itu, Head of Corporate Finance and Investor Relations Superbank, Ekaputra Aditya mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat berkomentar mengenai rumor atau spekulasi.

Per 30 September 2024, EMTK memiliki 31,27% saham Superbank. “Jika IPO Superbank terwujud dengan valuasi transaksi tersebut, kepemilikan 31,27% akan mengimplikasikan value sebesar US$ 469-625 juta bagi EMTK atau sekitar Rp 7,6-10,1 triliun,” ungkap Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Edi Chandren dalam ulasannya, Selasa (14/1/2025).

Menurut Edi, nilai tersebut setara dengan 23-30% dari kapitalisasi pasar atau market cap Emtek (EMTK) per Selasa (14/1). Superbank sendiri mencatatkan laba komprehensif sebesar Rp 15,2 miliar per 30 September 2024, membaik dibandingkan rugi komprehensif sebesar Rp 385,9 miliar per 31 Desember 2023.

IPO Perusahaan Besar 

Sementara itu, berdasarkan data terakhir Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga akhir Desember 2024, terdapat 22 perusahaan berada dalam pipeline IPO. Mayoritas merupakan perusahaan berskala besar dengan aset di atas Rp 250 miliar, mencakup sektor-sektor seperti konsumer non-primer, energi, dan kesehatan.

Apabila dilihat dari klasifikasi aset perusahaan, sebanyak satu perusahaan berskala kecil dengan aset di bawah Rp 50 miliar, dua perusahaan berskala menengah dengan aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar, dan 19 perusahaan berskala besar dengan aset di atas Rp 250 miliar.

Berikut adalah jumlah emiten yang antre IPO berdasarkan sektornya:

3 perusahaan dari sektor material dasar

1 perusahaan dari sektor konsumer primer

5 perusahaan dari sektor konsumer non primer

3 perusahaan dari sektor energi

2 perusahaan dari sektor finansial

3 perusahaan dari sektor kesehatan

3 perusahaan dari sektor industri

2 perusahaan dari sektor properti dan real estate

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia