BBRI Bisa Lari ke Sini
JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup semringah dengan menguat signifikan 1,77% ke level 7.079 pada perdagangan Rabu (15/1/25), imbas pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) menjadi 5,7% dari sebelumnya pada level 6%. Sejumlah analis sepakat, momentum ini mampu menjadi bensin untuk reli IHSG di zona hijau.
Founder Stocknow. id Hendra Wardana menuturkan, melajunya indeks ke zona hijau tak lain dan tak bukan berkat kabar penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dari 6% menjadi 5,75%. Kebijakan ini memberikan harapan baru bagi pasar, terutama sektor perbankan, yang menjadi pendorong utama kenaikan IHSG.
Saham-saham seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatatkan kenaikan tajam, masing-masing 2,89%, 6,48%, 7,63%, dan 6,78%, menunjukkan respons positif dari investor terhadap langkah BI yang bertujuan meningkatkan likuiditas dan daya beli masyarakat.
“Namun, meskipun penurunan suku bunga memberikan sentimen positif, penguatan IHSG di tengah ketidakpastian global tetap menghadapi tantangan. Sentimen negatif dari kebijakan ekonomi global, seperti Trumponomic dan potensi langkah-langkah The Fed, dapat membatasi rally IHSG dalam jangka panjang,” jelasnya kepada Investor Daily, Rabu (15/1/2025).
Meskipun begitu, Hendra menuturkan, likuiditas yang longgar diharapkan dapat mempertahankan momentum positif, setidaknya dalam waktu dekat, dengan IHSG diperkirakan akan menguji resistance di 7.197 dan support di 7.014 dalam perdagangan mendatang. Sedangkan untuk skenario terbaiknya, IHSG diramal bergerak pada rentang 7.140 hingga 7.263, dengan kemungkinan mencapai 7.300 pada kuartal pertama jika sentimen positif domestik terus mendominasi.
“Fundamental ekonomi yang kuat dan kebijakan propasar akan sangat menentukan kemampuan IHSG untuk melanjutkan penguatannya di tengah tantangan global yang ada,” ujar dia.
Target Harga
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






