Sentimen Pendorong IHSG Bisa Melaju Kencang
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada sesi I perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/1/2025), ditutup naik 68 poin (0,95%) ke level 7.250.
IHSG dan sejumlah indeks saham bursa regional Asia melanjutkan penguatan sejalan dengan bursa Amerika Serikat (AS) yang terangkat, karena pelaku pasar terus mempertimbangkan komentar terbaru dan sikap Presiden AS Donald Trump.
“Pelaku pasar masih merespons penundaan penyesuaian tarif oleh Presiden AS Donald Trump, sehingga pasar memiliki pandangan atas sikap Trump yang kurang agresif terhadap tarif di tengah ketidakpastian,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya.
Sebelumnya, Donald Trump mengindikasikan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan tarif 10% untuk barang-barang yang diimpor dari China, yang akan dimulai pada 1 Februari. Hal itu muncul hanya satu hari setelah mengancam Meksiko dan Kanada dengan tarif sekitar 25%.
Baca Juga:
Emas Diramal Naik ke SiniNamun, belum ada satu pun dari ancaman tersebut yang diubah menjadi kebijakan, yang memunculkan harapan bahwa pemerintah AS mengambil pendekatan yang lebih hati-hati terhadap tarif, yang dapat membantu mengurangi risiko inflasi.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri China, Ding Xuexiang mengatakan bahwa tidak ada pemenang dalam perang dagang. Dia menyerukan kerja sama ekonomi internasional.
Alhasil, pasar menilai bahwa pemerintahan baru Amerika Serikat cenderung berhati-hati. Ini merupakan langkah strategis Donald Trump dalam memilih pendekatan yang lebih selektif atas rencana konkret terkait tarif universal maupun tambahan biaya impor bagi mitra dagang utama.
“Untuk sesi II perdagangan, kami merekomendasikan buy saham HRUM. Level support dan resistance saham HRUM di Rp 950-1.020,” pungkas Pilarmas.
Saham-Saham Terbang
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






