Rupiah Runtuh, Dipicu Sentimen Hawkish The Fed
JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup runtuh pada perdagangan Kamis sore (30/1/2025). Hal itu disebabkan investor mencerna sentimen Hawkish The Fed.
Mata uang rupiah ditutup jatuh 35 poin berada di level Rp 16.256 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar terlihat turun 0,13 poin menjadi 107,8. Nilai tukar rupiah sempat ditutup menanjak 120 poin berada di level Rp 16.172 per dolar AS pada Jumat (24/1/2025).
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pada perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif. "Namun ditutup melemah direntang Rp 16.240 - 16.300," ungkap Ibrahim, Kamis (30/1/2025).
Menurut Ibrahim, investor mencerna sedikit sentimen hawkish dari pertemuan The Fed yang tidak mengubah suku bunga seperti yang diharapkan secara luas. Namun, The Fed memberikan sedikit petunjuk tentang pengurangan lebih lanjut dalam biaya pinjaman tahun ini.
Pejabat The Fed membuat keputusan bulat untuk mempertahankan suku bunga semalam dalam kisaran 4,25%-4,50% saat ini, menempatkan bank sentral dalam pola menahan sementara mereka menunggu inflasi lebih lanjut dan data pekerjaan serta kejelasan tentang dampak kebijakan Presiden Donald Trump.
Ibrahim menilai, kekhawatiran tarif dan sikap hawkish The Fed memicu sentimen risk-off Pejabat The Fed menekankan komitmen untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat sampai mereka memperoleh lebih banyak keyakinan bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target The Fed sebesar 2%.
Prospek Dolar AS
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






