Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Runtuh, Dipicu Sentimen Hawkish The Fed

Penulis : Indah Handayani
30 Jan 2025 | 15:22 WIB
BAGIKAN
 ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup runtuh pada perdagangan Kamis sore (30/1/2025). Hal itu disebabkan investor mencerna sentimen Hawkish The Fed. 

Mata uang rupiah ditutup jatuh 35 poin berada di level Rp 16.256 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar terlihat turun 0,13 poin menjadi 107,8. Nilai tukar rupiah sempat ditutup menanjak 120 poin berada di level Rp 16.172 per dolar AS pada Jumat (24/1/2025).

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pada perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif. "Namun ditutup melemah direntang Rp 16.240 - 16.300," ungkap Ibrahim, Kamis (30/1/2025). 

ADVERTISEMENT

Menurut Ibrahim, investor mencerna sedikit sentimen hawkish dari pertemuan The Fed yang tidak mengubah suku bunga seperti yang diharapkan secara luas. Namun, The Fed memberikan sedikit petunjuk tentang pengurangan lebih lanjut dalam biaya pinjaman tahun ini. 

Pejabat The Fed membuat keputusan bulat untuk mempertahankan suku bunga semalam dalam kisaran 4,25%-4,50% saat ini, menempatkan bank sentral dalam pola menahan sementara mereka menunggu inflasi lebih lanjut dan data pekerjaan serta kejelasan tentang dampak kebijakan Presiden Donald Trump. 

Ibrahim menilai, kekhawatiran tarif dan sikap hawkish The Fed memicu sentimen risk-off Pejabat The Fed menekankan komitmen untuk mempertahankan kebijakan moneter yang ketat sampai mereka memperoleh lebih banyak keyakinan bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target The Fed sebesar 2%. 

Prospek Dolar AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia