Rupiah Jebol Level Rp 16.300, Tertekan Data Ekonomi AS Solid
Pasar berjangka memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 45 basis poin sepanjang tahun ini.
Di sisi lain, euro terpantau melemah ke level US$ 1,03 dan mencatatkan penurunan mingguan sebesar 0,9%. Pelemahan ini terjadi setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga pada Kamis serta memberikan sinyal pemotongan lebih lanjut pada Maret mendatang, mengingat pertumbuhan ekonomi yang lesu lebih menjadi perhatian dibandingkan inflasi yang masih bertahan.
Baca Juga:
Sri Mulyani Bicara Tren RupiahPoundsterling juga menghadapi tekanan serupa. Menjelang pertemuan kebijakan Bank of England (BoE) pekan depan, pasar telah memperhitungkan kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin. Saat ini, poundsterling diperdagangkan naik tipis 0,05% ke level US$1,2423, namun tetap berada di jalur pelemahan sebesar 0,7% sepanjang bulan ini.
Pada awal Januari, poundsterling mengalami tekanan besar akibat aksi jual besar-besaran terhadap obligasi pemerintah Inggris dan mata uangnya. Hal ini memicu kembali kekhawatiran terhadap kondisi keuangan negara tersebut, yang turut membebani performa poundsterling di pasar global.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






