Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bagus Lagi Murah, Awas Keburu Naik

Penulis : Ghafur Fadillah / Thresa Sandra Desfika
1 Feb 2025 | 14:10 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,50% ke level 7.109,20 pada perdagangan Jumat (31/1/2025). Penguatan ini ditopang oleh saham perbankan dan mengakhiri tren pelemahan tiga hari berturut-turut sebelumnya.

Analis Stocknow.id, Abdul Haq Al Faruqy Lubis, memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke level 7.200-7.300 dengan support di 7.000.

"Data inflasi yang diperkirakan meningkat dari 1,57% ke 1,7% serta PMI manufaktur yang tetap ekspansif bisa menjadi katalis positif bagi pasar," ujarnya dalam acara Market Closing IDTV, Jumat (31/1/2025).

ADVERTISEMENT

Musim laporan keuangan juga menjadi perhatian investor. Setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) alias BNI merilis kinerja yang solid, pasar kini menantikan hasil dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI.

"Kinerja BCA dan BBNI yang positif bisa menjadi indikasi bahwa BMRI dan BBRI juga akan mencatat pertumbuhan laba double digit. Namun, investor masih menunggu kepastian, terutama terkait rasio kredit bermasalah (NPL) dan strategi bank dalam mengelola cost of fund di tengah suku bunga tinggi," katanya.

"Saat ini, banyak saham blue chip yang sedang diskon, termasuk saham perbankan besar seperti BBRI dan BMRI," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fundamental perbankan tetap solid, didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank Indonesia serta prospek ekonomi domestik yang stabil.

Penguatan Lanjutan

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia