Jumat, 15 Mei 2026

Begini Tips Investasi Emas agar Tetap Cuan

Penulis :  Vinnilya Huanggrio
12 Feb 2025 | 18:15 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas
Sumber; Antara
Ilustrasi harga emas Sumber; Antara

JAKARTA, investor.id – Emas menjadi salah satu pilihan sebagian orang dalam berinvestasi. Apalagi harga emas sedang dalam tren terus menanjak. Secara year to date (ytd) harga emas naik 10,8% ke level 2.900-an dolar AS per troy ounce.

Harga emas pun diprediksi masih berpotensi naik lagi akibat ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan-kebijakan Presiden AS Donald Trump. Lantas bagaimana strategi investasinya supaya cuan-nya maksimal?

Analis Komoditas Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, para investor bisa memanfaatkan momentum ini dengan membeli emas. Meski ada kekhawatiran membeli emas saat harga sedang tinggi, akan segera terkoreksi.

ADVERTISEMENT

“Namun kita tidak pernah tahu, bisa juga tidak, tetapi melanjutkan kenaikan gitu ya, walaupun kadang secara teknis, secara fundamental idealnya koreksi. Namun itu bukan suatu yang absolute,” ujar Lukman Leong dalam Investor Market Today, Rabu (12/2/2025).

Karena itu, Lukman menyampaikan strategi yang sering ia sampaikan kepada siapapun adalah jangan menaruh semua investasi yang kita inginkan pada emas dalam satu waktu. Namun cobalah untuk membaginya dalam beberapa periode dengan harga yang berbeda-beda.

Semisal harga turun, bisa diakumulasi tetapi jika harga naik juga tidak masalah untuk tetap membeli. “Pasalnya bisa aja ketika harga naik dia akan melanjutkan kenaikan. Jadi pada ujungnya kita akan memiliki harga yang akan cukup ideal ya,” tutupnya.

Sebelumnya, emas kembali mencetak rekor tertinggi, dengan harga di level psikologis US$2.900 per troy ounces. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe-haven di tengah ketegangan perdagangan global dan ketidakpastian ekonomi.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia