Jumat, 15 Mei 2026

NAYZ Percepat Digitalisasi

Penulis : Ghafur Fadillah
13 Feb 2025 | 10:28 WIB
BAGIKAN
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ). (Ilustrasi/Perseroan)
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) mempercepat digitalisasi jaringan distribusinya melalui implementasi sistem penjualan berbasis web.

Langkah ini dieksekusi oleh anak usaha perseroan, PT Mitra Kerja Nayz (MKN), guna meningkatkan efisiensi operasional di lebih dari 2.000 titik distribusi Nayz Spot di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Mitra Kerja Nayz Bambang Setiadji, menyatakan bahwa digitalisasi ini merupakan strategi untuk memberdayakan mitra dengan alat yang dapat mendukung operasional mereka secara lebih efektif.

ADVERTISEMENT

“Pengembangan sistem digital ini merupakan langkah strategis kami untuk memberdayakan mitra dengan tools yang memudahkan operasional mereka sehari-hari. Kami percaya bahwa dengan sistem yang terintegrasi dan efisien, mitra dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis dan pelayanan kepada pembeli,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (13/2/2025).

Sistem digital yang diperkenalkan memungkinkan mitra melakukan transaksi langsung dengan mitra lain sesuai dengan jenjang distribusi yang telah ditetapkan. Selain itu, sistem ini menyediakan fitur manajemen mitra yang mempermudah pendaftaran, pembaruan informasi, hingga pencatatan transaksi secara real-time.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia