Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Loncat 1% Lebih Imbas Ketidakpastian Tarif Trump

Penulis : Indah Handayani
19 Feb 2025 | 04:11 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas.
Ilustrasi emas.

NEW YORK, investor.id - Harga emas meloncat lebih dari 1% pada Selasa (18/2/2025). Hal itu seiring meningkatnya permintaan emas sebagai aset safe haven akibat ketidakpastian kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memicu kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot melonjak 1,2% ke level US$ 2.932,79 per ons. Ini mendekati rekor tertinggi harga emas sepanjang masa (all time high/ATH) yang berada di level US$ 2.942,70 tercatat pada 11 Februari lalu. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melejit 1,7% ke US$ 2.949 per ons.

"Kami melihat peningkatan permintaan aset safe-haven akibat kebijakan yang tidak terduga dari pemerintahan Trump, ditambah dengan tren bullish pada grafik harga emas," ujar Jim analis senior di Kitco Metals Jim Wyckoff.

ADVERTISEMENT

Sejak dilantik bulan lalu, Trump telah mengubah lanskap perdagangan global dengan serangkaian tarif baru dan rencana tarif balasan yang menyasar negara-negara yang mengenakan pajak terhadap produk AS.

Analis dari Commerzbank menyebut bahwa pembelian emas oleh bank sentral juga akan terus menopang harga logam mulia ini.

Saat ini, perhatian pasar tertuju pada risalah pertemuan The Fed bulan Januari yang akan dirilis Rabu (19/2/2025). Investor mencari petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral AS ke depan.

Ekonomi AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia