Jumat, 15 Mei 2026

Rupiah Terus Turun, Tertekan Perkembangan Terbaru Rusia-Ukraina

Penulis : Indah Handayani
19 Feb 2025 | 15:42 WIB
BAGIKAN
Petugas kasir menghitung mata uang dolar amerika serikat di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, belum lama ini. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Petugas kasir menghitung mata uang dolar amerika serikat di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, belum lama ini. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup terus turun pada Rabu sore (19/2/2025). Hal itu tertekan perkembangan terbaru negosiasi perdamaian antara Rusia dengan Ukraina.

Mata uang rupiah ditutup melemah 46,5 poin berada di level Rp 16.324,5 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar terlihat turun 0,06 poin menjadi 106,9. Nilai tukar rupiah sempat ditutup melemah 50 poin berada di level Rp 16.278 per dolar AS pada Selasa (18/2/2025).

Dikutip dari Antara, Pengamat pasar uang Ariston Tjendra mengatakan perkembangan terbaru pembicaraan damai Amerika Serikat (AS) terkait perang di Ukraina melemahkan nilai tukar (kurs) rupiah. “Perkembangan terbaru pada pembicaraan damai AS dan Rusia, tapi Ukraina menolak untuk terlibat. Ini memberikan sentimen negatif untuk risk asset,” ujar Ariston.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Reuters melaporkan investor memantau ketidakpastian setelah perundingan perdamaian awal antara Rusia dan Ukraina berakhir tanpa kehadiran Kyiv maupun perwakilan Eropa.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan bahwa tidak akan ada kesepakatan damai yang dibuat tanpa persetujuannya. Ia pun menunda kunjungannya ke Arab Saudi yang semula dijadwalkan pada Rabu hingga 10 Maret untuk menghindari memberikan ‘legitimasi’ terhadap perundingan AS-Rusia.

Rusia semakin memperkeras tuntutannya, terutama dengan menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima keanggotaan Ukraina dalam aliansi NATO. Pemerintahan Trump mengumumkan pada Selasa (18/2) bahwa pihaknya setuju untuk mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan Rusia guna mengakhiri perang di Ukraina.

Keputusan BI

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia