Jumat, 15 Mei 2026

Saham Rp 38.000-an, Begini Nasibnya Sekarang

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Feb 2025 | 07:32 WIB
BAGIKAN
Investor berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mulai sesi I tanggal 26 Februari 2025 ini.

“Berdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham Multipolar Technology (MLPT) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 26 Februari 2025,” jelas pengumuman BEI.

Namun saham MLPT dimasukkan ke papan pemantauan full call auction (FCA) efektif 26 Februari 2025 ini dengan kriteria 10. Artinya, dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, saham Multipolar Technology dijatuhkan suspensi oleh BEI sejak 19 Februari 2025 karena terjadi peningkatan harga saham secara kumulatif yang signifikan.

Pada perdagangan 18 Februari – sehari sebelum disuspensi – saham MLPT melejit 19,98% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 38.275, yang merupakan level tertingginya.

Saham ini dalam sebulan terakhir tiba-tiba melonjak 120%. Sedangkan untuk periode satu tahun terakhir terbang 2.345%.

Wacana Stock Split

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia