Cari Cuan di BBRI, PTRO, CBDK
JAKARTA, investor.id - Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami teknikal rebound pada perdagangan Rabu (26/2/2025).
Merujuk data RTI Business, indeks ditutup koreksi 2.41% menuju posisi 6.587 pada Selasa (25/2/2025). Sebanyak 21.277 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp 11.785 triliun.
Melihat perdagangan kemarin dengan koreksi yang cukup dalam, Fanny memprediksi IHSG akan mengalami penguatan di rentang support 6.525-6.550 dan resistance 6.600-6.700.
Baca Juga:
ADRO Drop Banget“IHSG hari ini berpotensi teknikal rebound setelah kemarin koreksi cukup dalam,” ujar Fanny dalam riset hariannya di Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Fanny menyampaikan, indeks-indeks Wall Street mayoritas kembali turun pada Selasa (25/2/2025). Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi dan perdagangan global menjadi faktor utama tekanan pasar.
Di sisi lain, bursa saham Asia juga turut mengalami pelemahan di tengah kekhawatiran pembatasan investasi Amerika Serikat (AS) terhadap China.
“Saat ini, investor menanti laporan keuangan Nvidia yang akan dirilis pada hari ini,” pungkasnya.
Rekomendasi Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






