Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Ambruk Akibat Tarif Trump

Penulis : Indah Handayani
4 Mar 2025 | 04:31 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street
Sumber: AP
ilustrasi Wall Street Sumber: AP

JAKARTA, investor.id – Indeks-indeks Wall Street tertekan hebat pada Senin (3/3/2025). Setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memastikan tarif impor baru akan diberlakukan.

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 anjlok 1,8% ke level 5.849,72, menandai hari terburuknya dalam tiga bulan terakhir sekaligus membawa kinerja tahunan ke zona merah dengan koreksi 0,5%.

Sedangkan Dow Jones Industrial Average merosot 649,67 poin (1,5%) menjadi 43.191,24. Sementara itu, Nasdaq Composite terkoreksi lebih dalam, anjlok 2,6% ke 18.350,19, dipicu oleh turunnya saham Nvidia lebih dari 8%.

ADVERTISEMENT

Indeks-indeks Wall Street awalnya sempat menguat di sesi pagi, bahkan Dow Jones sempat naik hampir 200 poin. Namun, pasar berbalik arah setelah Trump kembali menegaskan bahwa tarif 25% atas impor dari Meksiko dan Kanada akan mulai berlaku pada Selasa (4/3/2025), menggagalkan harapan investor akan adanya kesepakatan menit terakhir.

"Tidak ada ruang tersisa untuk Meksiko maupun Kanada. Tarif balasan mulai berlaku pada 2 April, tetapi yang lebih penting, besok tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko akan mulai diberlakukan," ujar Trump di Gedung Putih, didampingi Menteri Perdagangan Howard Lutnick.

Selain itu, Trump juga menandatangani kebijakan baru yang menetapkan tarif tambahan 10% terhadap China, menurut seorang pejabat administrasi AS.

Kebijakan tarif ini memicu aksi jual besar-besaran di berbagai sektor, terutama saham teknologi dan perusahaan berkapitalisasi kecil. Saham Nvidia mengalami penurunan tajam, diikuti oleh saham perusahaan kecerdasan buatan lainnya seperti Broadcom dan Super Micro Computer.

Saham Kapitalisasi Kecil

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia