Wall Street Ambruk Akibat Tarif Trump
Indeks Russell 2000, yang berfokus pada saham berkapitalisasi kecil, juga terpangkas hampir 3%.
Saham yang berkaitan langsung dengan tarif, termasuk GM dan Ford, mencapai level terendahnya dalam sesi perdagangan setelah pernyataan Trump. Selain itu, ETF iShares yang melacak pasar saham Meksiko dan Kanada juga turun lebih dari 1%.
"Masih perlu dilihat apakah pasar saham bisa bertahan menghadapi perubahan ini. Satu hal yang pasti, tarif ini akan menjadi guncangan bagi perekonomian," ujar kepala ekonom FWDBONDS Chris Rupkey, dalam sebuah catatan.
Aksi jual ini melanjutkan tren negatif di pasar saham sejak Februari, di mana indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing turun lebih dari 1% sepanjang bulan tersebut. Nasdaq bahkan mencatatkan bulan terburuknya sejak April 2024 dengan koreksi 4%.
Data ekonomi terbaru untuk sektor manufaktur dan konstruksi yang dirilis Senin juga menambah kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi AS. Pekan ini, pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi penting, termasuk laporan ketenagakerjaan Februari yang dijadwalkan rilis pada Jumat (8/3/2025).
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






