Jumat, 15 Mei 2026

Rekomendasi TLKM, ANTM, hingga PTRO

Penulis : Monique Handa Shafira
4 Mar 2025 | 08:27 WIB
BAGIKAN
Pialang melihat layar pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Pialang melihat layar pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan berpotensi mengalami pelemahan pada perdagangan Selasa (4/2/2025). Pelemahan ini seiring penerapan kebijakan tarif oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump ke negara mitra dagang AS.

Merujuk data RTI Business pada Senin (3/23/2025), indeks ditutup menguat 249,06 poin (3,97%) menuju posisi 6.519. Sebanyak 21.4 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi harian mencapai Rp 15,8 triliun.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, indeks berpotensi terkoreksi kembali seiring pengenaan tarif AS ke China sebesar 20 persen. Dia memprediksi indeks akan bergerak di rentang support 6350-6450 dan resistance 6575-6630.

ADVERTISEMENT

“IHSG hari ini berpotensi terkoreksi kembali seiring pengenaan tarif AS ke China 20 persen,” ujar Fanny dalam riset hariannya di Jakarta, Selasa (4/3/2025).

Sebelumnya, indeks-indeks Wall Street tertekan pada Senin (3/3/2025). Setelah Donald Trump memastikan tarif impor baru akan diberlakukan.

Sementara itu, saham Asia Pasifik bergerak mixed seiring investor menanti kepastian mengenai rencana Donald Trump untuk mengenakan tarif dagang pekan ini kepada mitra dagang utama AS.

Rekomendasi Saham

Meskipun indeks diprediksi akan mengalami pelemahan, Fanny merekomendasikan saham TLKM, ANTM, MBMA, ESSA, PTRO, dan INCO pada perdagangan Selasa (4/3/2025).

TLKM

Buy on Weakness dengan area beli di 2370, cutloss jika break di bawah 2330. Jika tidak break di bawah 2370, potensi naik ke 2440-2460 short term.

ANTM

Spec Buy dengan area beli di 1580, cutloss jika break di bawah 1570. Jika tidak break di bawah 1570, potensi naik ke 1600-1630 short term.

MBMA

Spec Buy dengan area beli di 328, cutloss jika break di bawah 320. Jika tidak break di bawah 320, potensi naik ke 334-344 short term.

ESSA

Spec Buy dengan area beli di 710, cutloss jika break di bawah 700. Jika tidak break di bawah 710, potensi naik ke 730-750 short term.

PTRO

Spec Buy dengan area beli di 3300-3320, cutloss jika break di bawah 3280. Jika tidak break di bawah 3300, potensi naik ke 3400-3460 short term.

INCO

Spec Buy dengan area beli di 2870, cutloss jika break di bawah 2820. Jika tidak break di bawah 2870, potensi naik ke 2940-2960 short term.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 45 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia