Harga Bitcoin Naik ke US$ 90 Ribu Usai Trump Tunda Tarif Otomotif
JAKARTA, investor.id - Pasar kripto melaju kencang dalam 24 jam terakhir. Harga Bitcoin naik ke US$ 90 ribu setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda tarif otomotif.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Kamis (6/3/2025) pukul 06.20 WIB, kapitalisasi pasar kripto global menanjak 3,14% menjadi US$ 2,96 triliun dalam 24 jam. Kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) terlihat melejit 3,5% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin di level US$ 90.517 per koin atau setara Rp 1,47 miliar (kurs, Rp 16.312,5).
Penguatan juga terjadi pada Ethereum (ETH) sebesar 3,16% menjadi US$ 2.237 per koin. Binance (BNB) juga naik 2,3% menjadi US$ 597 per koin.
Dikutip dari CoinDesk, Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan ketahanannya dengan menembus level US$ 90 ribu setelah Trump mengumumkan penundaan tarif otomotif untuk Kanada dan Meksiko. Langkah ini meredakan kekhawatiran pasar dan mendorong reli di berbagai aset kripto.
Pemerintah AS mengonfirmasi bahwa penerapan tarif impor suku cadang otomotif dari Kanada dan Meksiko akan ditunda selama satu bulan. Keputusan ini datang hanya sehari setelah kebijakan tarif tersebut mulai diberlakukan, memberikan sinyal positif bagi pasar global.
Baca Juga:
Bitcoin Kenapa Sekarang Begini?Selain itu, rencana Jerman untuk melonggarkan batasan utang dalam belanja infrastruktur serta peningkatan target defisit China turut mendorong optimisme investor.
Sebagai respons terhadap berita ini, Bitcoin menguat 3,7% dalam 24 jam terakhir, mencapai US$ 90 ribu. Hampir semua aset dalam indeks CoinDesk 20 juga mengalami kenaikan, dengan Bitcoin Cash (BCH), Chainlink (LINK), dan Aptos (APT) mencatatkan lonjakan dua digit.
Saham Kripto Melonjak
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






