Jumat, 15 Mei 2026

Lautan Luas Cetak Pertumbuhan Laba 36%, Beberkan Strategi 2025  

Penulis : Harso Kurniawan
9 Mar 2025 | 15:21 WIB
BAGIKAN
Lautan Luas Tbk
Lautan Luas Tbk

JAKARTA, Investor.id - PT Lautan Luas Tbk (LTLS), perusahaan manufaktur, distribusi bahan kimia, dan logistik terkemuka nasional, membukukan pendapatan sebesar Rp 7,72 triliun dan laba bersih Rp 220,36 miliar pada 2024, naik masing-masing 5,5% dan 36%.  

Sebagian besar penjualan perusahaan yang sudah berdiri selama 70 tahun ini didominasi oleh industri makanan minuman, pakan ternak, kecantikan dan kosmetik serta kimia dasar di Indonesia. Selain itu, pada November 2024, LTLS telah melunasi utang obligasi tahun 2021, Seri A sebesar Rp 315 miliar.

Peningkatan kinerja keuangan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk diversifikasi produk dan pertumbuhan pasar domestik. Perseroan juga menyiapkan strategi bisnis yang berorientasi pada penguatan daya saing dan ekspansi pasar pada tahun 2025.

ADVERTISEMENT

"Kami berharap dengan strategi bisnis yang solid dan inovasi berkelanjutan, Lautan Luas akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi berbagai industri di Indonesia dan pasar global,” kata Investor Relation & Corporate Communication Manager Lautan Luas Eurike Hadijaya dalam siaran pers, Minggu (9/3/2025). 

Tahun 2025, dia menegaskan, perseroan telah menyiapkan berbagai strategi bisnis.  Di segmen bisnis manufaktur, anak usaha perseroan yang bergerak di bidang food ingredients akan fokus mengembangkan produk untuk customer hotel, restoran, dan kafe (horeka) serta meningkatkan efisiensi rantai pasok guna memenuhi permintaan yang terus berkembang. 

Sementara itu, dia melanjutkan, anak usaha yang bergerak di industri pengolahan air (water treatment) akan memperluas pangsa pasar global dengan berpartisipasi dalam Aquatecg Amsterdam 2025 di Belanda pada 11-14 Maret 2025. Anak usaha ini juga terus berfokus pada pengembangan solusi air minum (drinking water solution) melalui brand Pureve dan Murni sepanjang tahun 2025. 

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, dia menyatakan, perseroan terus berinvestasi dalam inovasi dan keberlanjutan. Lautan Luas berkomitmen menjalankan praktik bisnis yang ramah lingkungan, termasuk pengurangan emisi karbon dan peningkatan efisiensi energi. 

Pada kuartal II-2025, dia mengatakan, Lautan Luas akan menanam 10 ribu pohon bakau di kantor cabang Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program penanaman 10.000 pohon bakau di Kampung Lautan Luas, Mauk, Tangerang, pada 2024. 
 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia