Jumat, 15 Mei 2026

Taksi Express (TAXI) Beroperasi Lagi Pakai BYD, Jalin Kerja Sama dengan Grup GOTO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Mar 2025 | 10:07 WIB
BAGIKAN
BYD M6. (Ilustrasi/Ist)
BYD M6. (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - Memasuki tahun 2025 layanan Express kembali hadir. Geliat usaha telah kembali ke PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) yang membawahi taksi Express sejak mendapatkan momentum baru untuk menjalin kerja sama strategis dengan dengan PT Rekan Anak Bangsa pada November 2024.

Rekan Anak Bangsa sendiri merupakan anak usaha PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)

Sebelumnya, pasca pandemi Covid-19 Express hanya berfokus pada layanan bus pariwisata dan tidak lagi memiliki armada putih yang sempat menjadi ciri Taxi Express.

Namun sejak Desember 2024, Express tampil kembali dengan armada terbaru mobil listrik BYD M6. Pool penampungan kendaraan ini juga telah dilengkapi dengan charger mobil listrik (SPKLU).

ADVERTISEMENT

Pada masa lalu, Express dengan taxi konvensional melayani masyarakat di Medan, Padang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Bali dan Lombok, sempat menjadi taxi favorit bagi sebagian masyarakat, namun kehadiran aplikasi taksi online di sekitar tahun 2015 memaksa taksi konvensional harus berbenah.

Kini sebagai perusahaan di bidang transportasi, Express justru bekerjasama dengan aplikasi taxi online untuk mewujudkan sinergi layanan mobil penumpang yang lebih memberikan layanan optimal bagi masyarakat.

Direktur Utama PT Express Transindo Utama Johannes Triatmojo mengatakan, kolaborasi keahlian pengelolaan armada dan pengelolaan pengemudi dengan penyedia aplikasi online yang mumpuni akan menyajikan layanan terbaik yang nyaman, aman serta efisien bagi pengguna layanan taxi.

Johannes juga berterima kasih kepada pemegang saham yang turut terlibat langsung dalam upaya membuat Express berkesempatan bekerja sama dengan aplikator.

“Kesempatan untuk berkembang telah datang. Upaya memperluas jangkauan layanan, GoCar secara konsisten menambahkan unit setiap bulannya. Pertambahan unit ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan layanan bagi penumpang, tetapi juga mengoptimalkan distribusi armada guna mencapai target minimal 24.000 armada taksi (konvensional dan online) untuk memenuhi kebutuhan di Jabodetabek,” paparnya dalam keterangan resmi dikutip Jumat (14/3/2025).

"Hal ini akan menjadi tantangan nyata dan pembuktian kepada masyarakat bahwa Express telah hadir kembali dan siap menjadi andalan transportasi, khususnya di Jabodetabek," sambungnya.

Tak Punya Pengendali

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia