Jumat, 15 Mei 2026

10 Saham Paling Cuan, Naik Gila-gilaan hingga 378%

Penulis : Indah Handayani
15 Mar 2025 | 18:00 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – 10 saham paling cuan saat pasar tertekan pada pekan ini. Sebab, naik gila-gilaan dari 17% hingga 378% selama periode 10-14 Maret 2025, sekaligus menduduki top gainers atau top cuan, HILL teratas.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 1,81% ke level 6.515,6 dari 6.636 pada penutupan pekan lalu. Kapitalisasi pasar bursa juga merosot 1,8% menjadi Rp 11.235 triliun dari Rp 11.450 triliun pada pekan lalu.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian sebesar 28,4% menjadi Rp 9,4 triliun dari Rp 13,1 triliun pada pekan lalu. Namun, rata-rata volume transaksi harian juga turun sebesar 12,9% menjadi 17,3 miliar saham dari 19,8 miliar saham pada pekan lalu.

ADVERTISEMENT

Rata-rata frekuensi transaksi harian juga melorot sebesar 1,4% menjadi 1 juta kali transaksi dari 1,1 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (14/3/2025), investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,77 miliar. Dengan demikian, investor asing mencatatkan nilai jual asing (net sell) sepanjang tahun berjalan ini sebesar Rp 26,04 triliun.

Saham Top Cuan

Sementara itu, 10 saham paling cuan saat pasar tertekan pada pekan ini. Saham-saham tersebut sekaligus menduduki top gainers atau top cuan.

Diantara kesepuluh saham top cuan tersebut, PT Hillcon Tbk (HILL) melonjak 378,1% dan harganya menjadi Rp 1965 dari Rp 410 pada pekan lalu. HILL menempati posisi teratas di antara saham-saham top cuan.

Diikuti saham PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) melejit 35,3% menjadi Rp 88, PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) melesat 28,8% menjadi Rp 67, dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) meningkat 28,1% menjadi Rp 39.600.

Ada pula saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) meningkat 25,3% menjadi Rp 1.680, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) terkerek 25% menjadi Rp 1.300, dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) melesat 20% menjadi Rp 1.315.

Kemudian, saham PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) naik 20% menjadi Rp 102, PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY) melambung 18,5% menjadi Rp 1.630, dan PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menanjak 17,7% menjadi Rp 192.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia