Kata Ahli, Harga Emas Bisa Segini
JAKARTA, investor.id - Harga emas anteng di level US$ 3.000-an pada Senin (17/3/2025). Saat ini, pasar menantikan keputusan kebijakan The Fed dan perkembangan terkait tarif perdagangan.
Saat berita ini ditulis, harga emas ada di US$ 3.004, berdasarkan data pada Trading Economics.
Dilansir Investmentnews, UBS Group AG menjadi bank terbaru yang menaikkan prospek harga emas karena meningkatnya kemungkinan perang dagang global yang berkepanjangan, skenario yang menurut para analis akan terus mendorong investor untuk membeli lebih banyak aset safe haven.
Harga emas batangan ditetapkan untuk diperdagangkan pada US$ 3.200 per ons dalam empat kuartal berikutnya - revisi ke atas dari perkiraan lama bank sebelumnya sebesar US$ 3.000 - dengan meningkatnya konflik perdagangan yang menggarisbawahi peran logam mulia sebagai penyimpan nilai di masa yang tidak pasti, menurut para analis termasuk Wayne Gordon dan Giovanni Staunovo, dalam sebuah catatan pada hari Senin.
Bank tersebut menunjuk rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif timbal balik yang luas dan tarif khusus sektor tambahan pada tanggal 2 April sebagai peristiwa risiko yang mengancam yang dapat memacu permintaan aset safe haven yang berkelanjutan di seluruh pasar.
Emas, yang menembus ambang psikologis utama US$ 3.000 per ons untuk pertama kalinya pada hari Jumat, juga akan diuntungkan dari prospek ekonomi AS yang memburuk, dengan para pedagang sekarang memperkirakan pemotongan suku bunga tambahan oleh Federal Reserve karena kekhawatiran tentang resesi meningkat.
“Dengan kata lain, kami melihat pergeseran dari ‘Trump put’ menjadi ‘Fed put’,” kata para analis.
Baca Juga:
Harga Emas Kenapa Bisa Seperti Ini?“Kami terus percaya mengalokasikan sekitar 5% dari portofolio seimbang USD untuk emas adalah optimal dari sudut pandang diversifikasi jangka panjang,” sambung mereka.
Macquarie dan BNP Paribas
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






