Efek Domino Utang dan Kebijakan Populis Prabowo Dinilai Bikin IHSG Ambruk
JAKARTA, investor.id – Ekonom sekaligus pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menilai, anjloknya Indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga level 6.076 pada perdagangan sesi I hari ini, Selasa (18/3/2025) akibat efek domino utang dan kebijakan populis Presiden Prabowo Subianto.
"Anjloknya IHSG lebih dipengaruhi faktor kerapuhan struktural ekonomi, jangan teruskan kebijakan populis yang ambisius," ungkap Achmad, secara tertulis, Selasa (18/3/2025).
Sebelumnya, anjloknya IHSG dikaitkan dengan rumor Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hingga Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mundur dari kabinet.
"Sebagai ekonom saya berbeda dengan beberapa analis saham, bahwa jatuhnya IHSG karena faktor mundurnya satu dua pejabat adalah tidak tepat menurut saya. Kita punya persolan utama yaitu rapuhnya struktur Ekonomi Indonesia karena kebijakan utang luar negeri yang tidak pruden," katanya.
Achmad menegaskan, akar masalah dari anjloknya IHSG adalah kerapuhan struktural ekonomi Indonesia yang diperparah oleh kebijakan populis jangka pendek bertumpu utang.
Baca Juga:
IHSG Crash, Tanda-tanda Apa?"Penurunan IHSG bukan sekadar refleksi ketidakpastian global, melainkan sinyal alarm bahwa model ekonomi Indonesia terlalu bergantung pada komoditas, minim inovasi, dan terjebak dalam siklus utang untuk membiayai program populis seperti MBG, Bansos, subsidi listrik 50% tarif," jelasnya.
Menurut Achmad, jika pemerintah tidak mengambil langkah lebih lanjut, kepercayaan investor akan semakin dalam, dan IHSG hanya menjadi awal dari rantai masalah yang lebih besar.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






