YUPI Patok IPO di Rp 2.390, Bakal Ada Akuisisi Rp 18 Triliun
JAKARTA, investor.id - PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) mantap menggelar penawaran umum perdana (IPO) sebanyak 854.448.700 (10%) saham.
Saham-saham itu terdiri dari 256.334.700 (3%) saham baru, dan 598.114.200 (7%) saham divestasi PT Sweets Indonesia.
Saham-saham tersebut ditawarkan ke publik di harga Rp 2.390/saham. Sehingga nilai seluruh IPO ini Rp 1,42 triliun.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah CIMB Niaga Sekuritas dan Mandiri Sekuritas. Serta penjamin emisi efek OCBC Sekuritas.
Masa penawaran umum berlangsung pada 19-21 Maret 2025, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 25 Maret 2025.
Seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil IPO saham terkait saham baru, setelah dikurangi dengan biaya emisi, akan digunakan oleh perseroan sekitar 72% untuk keperluan pembiayaan belanja modal, yaitu untuk pembangunan pabrik baru di daerah Nganjuk Jawa Timur, dengan total biaya yang diestimasi sekitar sebesar Rp 437,5 miliar dan diestimasi akan beroperasi paling cepat pada tahun 2026.
Dalam hal total biaya pembangunan pabrik baru tersebut lebih besar dari jumlah dana yang diperoleh oleh perseroan dari hasil penawaran umum perdana saham ini terkait saham baru, perseroan akan menggunakan kas internal untuk menutupi kekurangan biaya tersebut.
Rencana Akuisisi
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler


