Jumat, 15 Mei 2026

Fundamental Kuat, Pefindo Pertahankan Peringkat Obligasi Lautan Luas 

Penulis : Harso Kurniawan
21 Mar 2025 | 14:47 WIB
BAGIKAN
LAI, anak usaha LTLS, mengikuti Aqua Tech Amsterdam 2025. (ist)
LAI, anak usaha LTLS, mengikuti Aqua Tech Amsterdam 2025. (ist)

JAKARTA, Investor.id – PT Lautan Luas Tbk (LTLS), perusahaan manufaktur, distribusi bahan kimia, serta jasa dan pendukung, mengukuhkan diri sebagai perusahaan yang memiliki kinerja yang tahan banting meski tengah ketidakpastian ekonomi global. Terbukti, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat idA dengan prospek stabil untuk Lautan Luas. 

Pefindo juga menegaskan peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahun 2020-2021 dan Obligasi Berkelanjutan IV Tahun 2024 Lautan Luas. 

“Peringkat mencerminkan posisi pasar Lautan Luas yang kuat, operasi bisnis yang terintegrasi dan jaringan distribusi yang baik, serta manajemen operasional yang baik,” tulis Pefindo dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (20/3/2025). 

ADVERTISEMENT

Peringkat ini dibatasi oleh kebutuhan belanja modal yang besar dan sensitivitas terhadap perubahan kondisi makro ekonomi. Adapun peringkat dapat dinaikkan jika Lautan Luas dapat terus melakukan penurunan tingkat utang, yang diikuti dengan meningkatkan capaian pendapatan dan EBITDA secara berkelanjutan, sehingga menghasilkan leverage keuangan konservatif yang berkelanjutan. 

Dalam konteks ini, rasio maksimum utang terhadap EBITDA dan utang terhadap ekuitas, masing-masing 2 kali dan 0,8 kali dan dapat menjaga rasio perlindungan arus kas secara berkelanjutan dengan rasio FFO terhadap utang dan EBITDA terhadap IFCCI masing-masing setidaknya 27% dan 3,9 kali.

LTLS mencatatkan total pendapatan tahun 2024 sebesar Rp 7,72 triliun dan laba bersih Rp 220,36 miliar, naik masing-masing 5,53% dan 36%. Sebagian besar penjualan LTLS didominasi oleh industri makanan minuman, pakan ternak, kecantikan dan kosmetik serta kimia dasar di Indonesia.

Eurike Hadijaya, investor relation & corporate communication manager Lautan Luas menyatakan, dengan strategi bisnis yang solid dan inovasi berkelanjutan, perseroan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi berbagai industri di Indonesia dan pasar global.

Tahun 2025, dia mengatakan, Lautan Luas telah menyiapkan berbagai strategi bisnis. Di segmen bisnis manufaktur, anak usaha perseroan yang bergerak di bidang food ingredients akan fokus mengembangkan produk untuk customer hotel, restoran, dan kafe (horeka), serta meningkatkan efisiensi rantai pasok guna memenuhi permintaan yang terus berkembang.

Dia menambahkan, anak usaha LTLS, PT Lautan Air Indonesia (LAI), tahun ini, mengumumkan langkah strategis dalam memperluas jangkauan bisnis pengolahan air di pasar internasional. Terbaru LAI menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang mengikuti acara pameran dagang dunia yang berfokus pada teknologi dan pengolahan air di Aqua Tech Amsterdam 2025.

LAI berhasil menjalin koneksi strategis dengan calon pelanggan dan mitra industri dari berbagai negara di pameran yang berlangsung 11-14 Maret 2025 di Amsterdam, Belanda. Selain itu. LAI juga berinteraksi dengan Duta Besar Indonesia di Belanda dan Atase Perdagangan Indonesia di Den Haag untuk mendukung ekspansi ke pasar Eropa.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 12 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia