Jumat, 15 Mei 2026

Ada yang Agresif Serok Saham Erajaya (ERAA)

Penulis : Jauhari Mahardhika
21 Mar 2025 | 22:22 WIB
BAGIKAN
Gerai Erafone yang dikelola Erajaya (ERAA). (Foto: Erajaya)
Gerai Erafone yang dikelola Erajaya (ERAA). (Foto: Erajaya)

JAKARTA, investor.id – PT Eralink International terpantau agresif menambah saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), usai terjadi suksesi kepemimpinan perusahaan ritel ponsel dan tablet terbesar di Indonesia tersebut.

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Erajaya telah menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi. RUPSLB mengangkat Alexander Halim Kusuma sebagai komisaris utama dan Patrick Adhiatmadja sebagai direktur.

Manajemen Erajaya melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/3/2025), menyebutkan bahwa Eralink membeli sebanyak 39,42 juta saham ERAA di pasar pada 18-19 Maret 2025. Pembelian tersebut terjadi saat pasar saham sedang bergejolak.

ADVERTISEMENT

Rinciannya, Eralink membeli sebanyak 12,76 juta saham ERAA di harga Rp 354-368 pada 18 Maret. Kemudian, Eralink memborong 26,66 juta saham di harga Rp 366-376 pada 20 Maret.

Eralink menghabiskan dana lebih dari Rp 14,5 miliar untuk membeli sebanyak 0,24% saham ERAA. Dengan begitu, Eralink selaku pengendali menguasai total saham ERAA sebanyak 55,17%, bertambah dari sebelumnya 54,93%.

Aksi borong saham ini ternyata juga sudah dilakukan oleh Eralink pada akhir Februari 2025. Sebanyak 65,88 juta saham ERAA dibeli dengan rentang harga Rp 360-364 pada 28 Februari 2025. Eralink menggelontorkan dana Rp 23,9 miliar.

Direktur Utama Erajaya (ERAA), Budiarto Halim mengatakan bahwa persetujuan perombakan susunan pengurus perseroan mencerminkan kepercayaan terhadap strategi dan arah pertumbuhan Erajaya ke depan.

Dengan struktur baru, perseroan akan mempercepat inovasi, memperkuat daya saing di pasar, dan memastikan Erajaya tetap menjadi mitra utama bagi pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya.

Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 31 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia