Harga Batu Bara Melorot, Tertekan Lonjakan Produksi India
JAKARTA, investor.id – Harga batu bara melorot pada Jumat (21/3/2025). Hal itu karena tertekan lonjakan produksi batu bara India yang mencatatkan lebih dari 1 miliar ton pada 20 Maret 2025 dalam tahun fiskal 2024—2025.
Harga batu bara Newcastle untuk Maret 2025 turun US$ 0,75 menjadi US$ 97per ton. Sedangkan April 2025 melemah US$ 0,15 menjadi US$ 100,95 per ton. Sementara itu, Mei 2025 terkoreksi US$ 0,05 menjadi US$ 103,95 per ton.
Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Maret 2025 naik US$ 0,25 menjadi US$ 98. Sedangkan, April 2025 meningkat US$ 0,95 menjadi US$ 98,3. Sedangkan pada Mei 2025 terkerek US$ 0,85 menjadi US$ 97,4.
Dikutip dari EnergyWorld, India mencatatkan produksi batu bara lebih dari 1 miliar ton pada 20 Maret 2025 dalam tahun fiskal 2024—2025, menurut pernyataan Kementerian Batu Bara India. Pencapaian ini terjadi 11 hari lebih cepat dibandingkan total produksi tahun fiskal sebelumnya yang mencapai 997,83 juta ton.
Produksi batu bara India didorong oleh kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor batu bara, perusahaan swasta, serta sekitar 500 ribu pekerja tambang yang beroperasi di lebih dari 350 tambang.
India sangat bergantung pada batu bara untuk memenuhi sekitar 55% dari total bauran energinya. Pembangkit listrik berbasis batu bara menyumbang sekitar 74% dari total produksi listrik di negara tersebut.
Produksi Batu Bara
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






