Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Ngacir Usai Trump Umumkan Tarif Baru

Penulis : Indah Handayani
3 Apr 2025 | 04:40 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
ilustrasi harga emas

NEW YORK, investor.id – Harga emas ngacir pada Rabu (2/4/2025), mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Hal itu seiring meningkatnya permintaan aset safe haven setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik yang berpotensi memperburuk perang dagang.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot naik 0,6% menjadi US$ 3.129,46 per ons pada pukul 16:53 EDT (03:53 WIB). Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 0,6% di level US$ 3.166,20 per ons.

“Tarif timbal balik ini jauh lebih agresif dari perkiraan, yang kemungkinan akan menyebabkan aksi jual di pasar aset dan melemahkan dolar AS,” kata pedagang logam independen Tai Wong.

ADVERTISEMENT

Wong menambahkan, prospek emas saat ini sangat positif dengan target jangka pendek di US$ 3.200. “Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab, dan ketidakpastian mengenai kemungkinan negosiasi akan membuat pasar sangat volatil dalam waktu dekat,” ujarnya.

Trump mengumumkan pada Rabu, akan memberlakukan tarif dasar 10% untuk semua impor ke AS serta tarif lebih tinggi terhadap beberapa mitra dagang utama. Kebijakan ini semakin meningkatkan ketegangan perdagangan sejak Trump kembali ke Gedung Putih.

Dalam konferensi pers, Trump menampilkan poster yang merinci tarif timbal balik, termasuk tarif 34% untuk China dan 20% untuk Uni Eropa, sebagai respons terhadap bea masuk yang dikenakan pada barang-barang AS.

Lonjakan Harga Emas

Sejak awal 2025, harga emas telah melonjak lebih dari US$ 500 dan mencetak rekor tertinggi sebanyak 20 kali di level US$ 3.148,88 pada Selasa (1/4/2025).

“Jika harga emas berhasil menembus level resistance US$ 3.147,41 – 3.149,84, harga berpotensi naik ke US$ 3.200 dan memberikan kepercayaan bagi prospek bullish yang menargetkan US$ 3.300 hingga US$ 3.500,” kata Wakil Presiden dan Senior Metals Strategist di Zaner Metals Peter Grant.

Indeks dolar AS turun 0,4% setelah pengumuman tarif Trump, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Sementara itu, laporan ADP National Employment Report pada Rabu menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja sektor swasta AS meningkat pada Maret. Data ketenagakerjaan utama AS akan dirilis pada Jumat dalam laporan bulanan resmi.

Di antara logam lainnya, harga perak spot juga naik 0,7% menjadi US$ 33,99 per ons dan platinum menguat 0,7% menjadi US$ 986,18 per ons. Sedangkan palladium turun 0,8% menjadi US$ 975,93 per ons.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 46 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia