Jumat, 15 Mei 2026

Kisi-kisi Saham Charoen (CPIN) dan Japfa (JPFA)

Penulis : Jauhari Mahardhika
5 Apr 2025 | 07:32 WIB
BAGIKAN
Pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). (Foto: Perseroan)
Pabrik PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Kinerja yang kuat pada 2024 mendorong prospek positif untuk PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Lantas, bagaimana arah saham JPFA dan CPIN ke depan?

Sebagai informasi, harga rata-rata anak ayam usia sehari (day old chicks/DOC) dan ayam pedaging (broiler) di pasar pada Februari 2025 menunjukkan tren yang berbeda. Harga DOC sesuai ekspektasi, sedangkan harga broiler tidak mencapai estimasi.

“Penurunan harga ayam pedaging (broiler) dapat dikaitkan dengan harga DOC yang stabil dan biaya pakan yang lebih rendah,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Andreas Saragih dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, harga jagung domestik tetap stabil dibandingkan dengan Januari, tetapi turun dari tahun lalu. Harga bungkil kedelai (soybean meal/SBM) juga turun, mencerminkan biaya yang lebih menguntungkan bagi produsen unggas (poultry). Jagung dan bungkil kedelai merupakan bahan baku utama pakan ternak.

“Tren tersebut – yang bersamaan dengan panen musiman – diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan biaya bahan baku lebih lanjut,” jelas Andreas.

Dinamika pasar yang menguntungkan serta harga DOC dan ayam pedaging (broiler) yang kuat hingga Februari 2025, ditambah solidnya kinerja Japfa (JPFA) dan Charoen Pokphand (CPIN) pada 2024 plus kemungkinan jumlah penerima program makan bergizi gratis (MBG) yang lebih banyak, telah mendorong Mirae merevisi proyeksi untuk JPFA dan CPIN.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia