Takdir Harga Emas Diramal Seperti Ini
JAKARTA, investor.id - The Wall Street Journal melaporkan bahwa emas berjangka bulan depan turun di bawah angka US$ 3.000 per troy ons pada 7 April 2025. Tepatnya turun 2% menjadi US$ 2.951,30 per ons.
Ketidakpastian seputar rencana tarif Presiden Trump hanya berdampak pada peningkatan sebentar sejak tarif timbal balik dikonfirmasi pada 2 April, dan kemudian emas tidak melihat aliran safe haven, malah turun 6% per ons dalam tiga sesi sebelumnya.
Mata uang lain telah melihat aliran ini sebagai gantinya, kata Nikos Tzabouras dari Tradu.com dalam sebuah catatan.
Tetapi fundamental untuk emas dapat berfungsi untuk mengembalikan harga emas.
"Daya tarik emas sebagai safe haven kemungkinan akan bertahan, dengan jalur perlawanan paling mudah menunjuk ke arah tertinggi baru sepanjang masa," kata Tzabouras.
Ia menambahkan bahwa risiko resesi global dan dolar AS yang lebih lemah akan terus menjadikan emas sebagai lindung nilai yang menarik untuk risiko.
RBC
Sebelumnya diberitakan, analis komoditas di RBC Capital Markets menaikkan perkiraan harga emas mereka, dan kini memperkirakan harga rata-rata US$ 3.039 per ons tahun ini dan US$ 3.195 per ons tahun depan.
Meskipun RBC melihat potensi kenaikan emas yang kuat, mereka juga mencatat bahwa momentum di pasar terlalu berlebihan. Dalam kondisi ini, para analis mengatakan mereka melihat potensi harga untuk menguji support di sekitar US$ 2.821 per ounce.
“Emas masih dinilai terlalu tinggi dari sudut pandang makro, dan ketidakpastian yang mendorong harga emas pada dasarnya tidak pasti,” kata para analis dikutip dari Kitco.com.
“Meskipun kami masih tidak mengesampingkan kemungkinan koreksi dari nilai tertinggi yang didorong oleh ketidakpastian, jelas bahwa sentimen ekonomi telah memburuk, dan daya tarik emas lebih tahan lama dalam kondisi ini—yang berarti kenaikan harga akan terus berlanjut,” sebut mereka.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






