Harga Emas Naik, Terungkap Pemicunya
Pemerintah AS akan memberlakukan tarif sebesar 104% terhadap produk impor asal China mulai Rabu pukul 12:01 waktu setempat, setelah Beijing gagal mencabut tarif balasan terhadap produk AS hingga batas waktu Selasa siang yang ditetapkan oleh Trump.
Emas, yang sering dipandang sebagai penyimpan nilai saat ketidakpastian politik dan finansial meningkat, telah naik sekitar 15% sepanjang tahun ini.
Sementara itu, indeks dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang asing.
Baca Juga:
Takdir Harga Emas Diramal Seperti IniKini, investor menantikan risalah rapat terakhir The Fed yang akan dirilis Rabu (9/4/2025), untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga ke depan. Saat ini, pelaku pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 40% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada Mei.
“Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga yang meningkat dalam beberapa hari terakhir menjadi sinyal bahwa harga emas berpeluang kembali naik,” tulis Commerzbank dalam catatannya.
Di pasar logam lainnya, harga perak spot turun 0,8% ke US$ 29,86 per ons. Harga platinum naik tipis 0,2% menjadi US$ 914,83, sedangkan palladium jatuh 1,3% ke level US$ 906,75 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






