Harga Emas Naik, Terungkap Pemicunya
NEW YORK, investor.id – Harga emas naik tipis pada perdagangan Selasa (8/4/2025), setelah beberapa hari terpuruk. Hal itu dipicu ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta pelemahan dolar.
Dikutp dari CNBC internasional, kenaikan harga emas dibatasi oleh naiknya imbal hasil obligasi AS.
Harga emas di pasar spot sempat naik hingga 1,3% di awal perdagangan, tapi terakhir terlihat menguat tipis 0,1% menjadi US$ 2.984,16 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup naik 0,5% ke level US$ 2.990,20 per ons.
Kenaikan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam sepekan membuat emas, yang tidak memberikan imbal hasil, menjadi kurang menarik bagi investor.
“Meski sempat melemah selama tiga sesi berturut-turut, prospek harga emas tetap positif. Ketegangan dagang dan kemungkinan penurunan suku bunga AS menjadi pendorong utama minat pasar terhadap aset aman ini,” ujar analis riset senior di FXTM Lukman Otunuga.
Otunuga menambahkan, jika harga emas mampu menembus level US$ 3.055, maka ada peluang menuju US$ 3.100 hingga US$ 3.130. Sebaliknya, jika harga melemah di bawah US$ 3.000, emas berpotensi turun ke US$ 2.950 hingga US$ 2.930.
Ketegangan perdagangan global semakin memanas sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif balasan pada 2 April lalu. Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran akan resesi dan mendorong investor mencari perlindungan pada aset safe haven seperti emas.
Tarif AS
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






