Harga Minyak Dunia Anjlok 3% Lebih, Dipicu Perang Dagang AS-China
HOUSTON, investor.id - Harga minyak global turun lebih dari 3% pada Kamis (10/4/2025), menghapus kenaiakn tajam yang terjadi sehari sebelumnya. Penurunan ini terjadi setelah investor kembali mencermati keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menunda tarif impor terhadap sejumlah negara, namun sekaligus menaikkan tarif secara tajam terhadap China.
Dikutip dari Reuters, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS ditutup anjlok US$ 2,28 atau 3,7% ke level US$ 60,07 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent jatuh US$2,15 (3,3%) menjadi US$ 63,33 per barel.
Kedua harga minyak tersebut sempat menguat lebih dari US$ 2 per barel pada Rabu, usai Trump mengumumkan jeda 90 hari untuk tarif tinggi yang sebelumnya dikenakan terhadap sejumlah mitra dagang AS. Namun, pasar kembali tertekan setelah Gedung Putih mengonfirmasi bahwa tarif kumulatif untuk barang impor dari China kini mencapai 145%.
Sebagai balasan, China juga menaikkan tarif impor atas produk AS hingga 84%. Ketegangan ini berpotensi menurunkan permintaan minyak mentah AS dari China, memperbesar stok domestik, dan menekan harga, menurut analis dari Ritterbusch and Associates.
Data dari pelacak kapal Kpler menunjukkan ekspor minyak mentah AS ke China merosot menjadi 112 ribu barel per hari pada Maret, hampir separuh dari volume tahun lalu yang mencapai 190 ribu barel per hari.
"Jika konflik dagang ini terus berlanjut, dampaknya terhadap ekonomi global bisa sangat serius," ungkap Co-Portfolio Manager di Catalyst Energy Infrastructure Fund Henry Hoffman.
Stok Minyak Mentah
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






