Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Kenapa Jadi Begini? Lo Kheng Hong Pernah Bilang Sesuatu

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Apr 2025 | 11:02 WIB
BAGIKAN
Foto udara kendaraan memuat batu bara tujuan ekspor ke atas tongkang di tempat penampungan batu bara Muaro Jambi, Jambi, baru-baru ini. (Ilustrasi: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawa)
Foto udara kendaraan memuat batu bara tujuan ekspor ke atas tongkang di tempat penampungan batu bara Muaro Jambi, Jambi, baru-baru ini. (Ilustrasi: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawa)

JAKARTA, investor.id - Harga batu bara terperosok pada Jumat (11/4/2025) di tengah pasokan yang terus melimpah di antara produsen-produsen utama dunia.

Harga batu bara Newcastle untuk April 2025 anjlok US$ 1,4 menjadi US$ 94,85 per ton. Sedangkan Mei 2025 terkoreksi US$ 0,6 menjadi US$ 99 per ton. Sementara itu, Juni 2025 melemah US$ 0,65 menjadi US$ 102,25 per ton.

Berdasarkan ulasan Trading Economics dikutip Senin (14/4/2025), data dari Indonesia menunjukkan bahwa produksi mencapai rekor 836 juta ton tahun lalu, melampaui target awalnya sebesar 18%, meskipun meningkatnya investasi dalam sumber-sumber daya alternatif membatasi permintaan bahan baku di pembangkit listrik tenaga batu bara termal. Harga batu bara sendiri saat berita ini disusun di sekiat US$ 94,85.

ADVERTISEMENT

Selain itu, China berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 1,5% menjadi 4,82 miliar ton tahun ini setelah jumlah produksi yang memecahkan rekor pada tahun 2024. Ini terjadi meskipun stok yang meningkat di dalam negeri dan di negara-negara tetangganya di Asia pada pergantian musim semi, yang memaksa para penambang untuk memangkas harga guna mencari klien.

“Ini terjadi meskipun data China menunjukkan bahwa pembangkitan listrik dari pembangkit listrik bahan bakar fosil turun sebesar 1,3% per tahun dalam dua bulan pertama tahun ini, karena musim dingin yang ringan membatasi permintaan untuk pemanas yang membutuhkan banyak daya,” papar ulasan Trading Economics.

Harapan Lo Kheng Hong

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 32 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia