Sabtu, 4 April 2026

PTBA Ungkap Kendala Akuisisi PLTU Pelabuhan Ratu

Penulis : Muawwan Daelami
15 Apr 2025 | 12:34 WIB
BAGIKAN
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah menandatangani
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah menandatangani

JAKARTA, investor.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengungkap kendala akuisisi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Pelabuhan Ratu atau PLTU Jawa Barat 2 milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN.

Direktur Pengembangan Usaha Bukit Asam Rafli Yandra menyebut, berdasarkan evaluasi tim akuisisi PTBA, secara teknis PLTU Pelabuhan Ratu layak untuk diambilalih. Hanya saja, masih terdapat dua kendala yang menghambat proses akuisisi tersebut.

“Pertama, belum adanya laporan due diligence berdasarkan data yang ter-update sehingga konsultan belum bisa memberikan laporannya,” ucap Rafli dalam konferensi pers di Hotel Westin Jakarta, Senin (14/4/2025).

Advertisement

Kendala berikutnya, PLN belum bisa memenuhi waiver dari PP 15 dan PMK 56. Karena itu, PTBA belum memperoleh kepastian apakah transaksi penjualan energi ke PLN bisa dilakukan selepas akuisisi tersebut.

“Kami saat ini masih menunggu beberapa hal. Dalam hal ini, apabila PTBA mendapatkan penugasan untuk melanjutkan program pensiun dini (early retirement) melalui skema akuisisi, maka syarat-syarat perlu dipernuhi,” ujar Rafli.

Syarat-syarat tersebut meliputi suku bunga pendanaan yang kompetitif dan PLN bisa memenuhi waiver PMK 56 untuk memperoleh insentif PPN.

Waiver atau pembebasan PPN dalam PMK 56/2021 merujuk pada pembebasan atau penangguhan kewajiban perpajakan, khususnya PPN, atas pengalihan harta dalam proses restrukturisasi usaha.  Dengan menggunakan nilai buku, pengalihan harta tidak dianggap sebagai objek PPN, sehingga tidak dikenai PPN pada saat transaksi tersebut dilakukan.

Sementara PP 15 mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2022 mengatur tentang Perlakuan Perpajakan dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Bidang Usaha Pertambangan Batubara.

Pendapatan Tambahan Rp 6 Triliun

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 4 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 19 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 27 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia