Jumat, 15 Mei 2026

PTPP Raih Kontrak Baru Rp 6 Triliun, Didominasi Proyek BUMN

Penulis : Muawwan Daelami
17 Apr 2025 | 13:22 WIB
BAGIKAN
Proyek pembangunan Terminal Kalibaru Tahap 1B di Pelabuhan Tanjung Priok terus menunjukkan perkembangan signifikan mencapai 75%. (PTPP/Istimewa)
Proyek pembangunan Terminal Kalibaru Tahap 1B di Pelabuhan Tanjung Priok terus menunjukkan perkembangan signifikan mencapai 75%. (PTPP/Istimewa)

JAKARTA, investor.id – PT PP Tbk (PTPP) meraih kontrak baru senilai Rp 6,275 triliun pada kuartal I-2025, naik 32% secara yoy. Proyek BUMN mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan kontribusi sebesar 52,1%. Sisanya, swasta sebesar 28,6% dan pemerintah 19,3%.

Sekretaris Perusahaan PTPP Joko Raharjo menyampaikan, PTPP memperoleh proyek dengan kontrak bernilai jumbo pada tiga bulan pertama tahun ini, sehingga membuat capaian nilai kontrak baru perseroan naik signifikan dari yang dilaporkan pada Februari 2025.

Sampai Februari 2025, anggota BUMN Karya tersebut melaporkan telah mengantongi kontrak sebesar Rp 3 triliun. “Pada Maret 2025, PTPP mendapatkan salah satu proyek pelabuhan yang memiliki nilai kontrak baru jumbo yaitu proyek NPEA Seksi II dengan nilai Rp 2,33 triliun,” jelas Joko dalam keterangan resminya, Kamis (17/4/2025).

ADVERTISEMENT

Dengan demikian, pelabuhan menjadi sektor dengan perolehan kontrak baru tertinggi sebesar 37,2%. Disusul gedung sebesar 32,9%, jalan dan jembatan sebesar 22,6%, bendungan sebesar 4,3%, irigasi sebesar 2,8%, dan minyak serta gas sebesar 0,3%.

Atau dengan kata lain, Joko menyebut, terdapat kenaikan sebesar 116% dari perolehan nilai kontrak dari Februari 2025. “Dengan pembukuan nilai kontrak yang meningkat, PTPP optimistis terhadap kinerja di akhir tahun ini. Perseroan akan terus fokus mencapai target pemasaran sampai akhir 2025,” tutur Joko.

Sebelumnya, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad menyatakan, perseroan kini sudah kembali pada bisnis konstruksi sebagai bisnis inti (core business). Bisnis konstruksi yang menjadi area utama perseroan meliputi konstruksi gedung, infrastruktur jalan dan jembatan, serta Engineering Procurement & Construction (EPC).

PTPP Raih Kontrak Baru Rp 6 Triliun, Didominasi Proyek BUMN
Direktur Utama PTPP Novel Arsyad. Foto/Investor Daily

“Dengan segala macam yang sudah kami lalui mulai dari investasi yang ternyata tidak mudah, kami sekarang melakukan perbaikan, melakukan divestasi. Bersamaan dengan itu, kami mengarah kepada bisnis inti,” ucap Novel kepada Investor Daily baru-baru ini.

Keputusan PTPP me-refocusing menuju bisnis inti tersebut dibarengi dengan perbaikan teknologi. Novel meyakini, dengan melakukan improvisasi teknologi, PTPP akan memiliki diferensiasi dan bakal mampu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat sehingga menjadi lebih kompetitif dibanding kontraktor lain.

“Jadi, kalau saya bicara lima tahun ke depan, bagaimana PTPP memperbaiki teknologi untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing untuk menghasilkan profitabilitas dan keuangan yang lebih sehat,” tandas Novel.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 29 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia