Jumat, 15 Mei 2026

Lippo Karawaci (LPKR) Pilih Material Ramah Lingkungan dalam Proyek

Penulis : Indah Handayani
17 Apr 2025 | 15:00 WIB
BAGIKAN
Lippo Karawaci (LPKR)
Lippo Karawaci (LPKR)

JAKARTA, investor.id - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan mengedepankan efisiensi material dan pemanfaatan bahan ramah lingkungan dalam pengembangan proyeknya.

Group CEO Lippo Indonesia John Riady mengatakan, dengan pengalaman panjang dalam pengembangan dan pengelolaan portofolio aset yang terdiversifikasi, meliputi perumahan, hunian bertingkat, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hotel, kawasan komersial dan industri, gedung perkantoran, hingga kota mandiri.

“LPKR berupaya menciptakan nilai di setiap segmen melalui pemanfaatan lahan yang inovatif dan rantai nilai yang terintegrasi,” ungkap John dalam keterangan pers, Kamis (17/4/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut John sebagai pelopor dalam penerapan prinsip keberlanjutan, LPKR berkomitmen menciptakan lingkungan yang layak huni sekaligus menjaga kelestarian alam untuk seluruh pemangku kepentingan dan generasi masa depan. Sebagai bentuk implementasi, LPKR secara aktif mencari alternatif material yang lebih ramah lingkungan.

“Langkah ini menjadi penting, mengingat penggunaan material konstruksi berkontribusi signifikan terhadap jejak karbon perusahaan,” tambah John.

Dalam dua tahun terakhir, John menyebut, sektor real estat LPKR telah menggunakan sekitar 183 kiloton bahan bangunan, termasuk beton, baja, kaca, dan kayu.

Tekan Dampak Lingkungan

Untuk menekankan dampak lingkungan, LPKR menjajaki berbagai solusi seperti prefabrikasi, penggunaan material daur ulang, serta mendorong renovasi rumah dibandingkan dengan pembongkaran dan konstruksi baru.

“Perusahaan juga aktif mempelajari dan menerapkan praktik desain berkelanjutan guna mengoptimalkan efisiensi penggunaan material dalam pengembangan proyek,” jelasnya.

John menegaskan, keberlanjutan merupakan pilar strategis yang mendorong penciptaan nilai dan pertumbuhan jangka panjang. Integrasi prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis utama, operasional dan manajemen risiko adalah Langkah krusial.

“Pendekatan menyeluruh berbasis ESG menjadi fondasi bagi masa depan yang lebih bertanggung jawab,” ujarnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia