Saham Emiten Anjlok 80%, Tapi Dividen Katanya Siap 100%
Di sisi lain, Unilever Indonesia (UNVR) memastikan akan tetap mempertahankan pembagian dividen sebesar 100% dari laba bersih.
Direktur Keuangan Unilever Indonesia Neeraj Lal mengatakan, langkah ini dinilai sebagai strategi perseroan dalam menjaga kepercayaan pasar dan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, di tengah tekanan performa harga saham yang masih melandai sejak beberapa tahun terakhir.
"Apa yang telah kami lakukan di masa lalu terkait strategi pembagian dividen akan tetap kami pertahankan. Investor dapat mengharapkan pembagian dividen 100% pada tahun 2025. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan distribusi dan pembagian dividen 100% kepada para investor dan pemegang saham kami," kata Neeraj Lal dikutip dari Antara.
Adapun untuk tahun buku 2023, Unilever Indonesia membagikan dividen total Rp 5,34 triliun atau Rp 140/saham. Terdiri dari dividen interim Rp 2,40 triliun atau Rp 63 per saham, dan dividen final Rp 2,93 triliun atau Rp 77 per saham.
Total dividen tersebut melebihi laba bersih Unilever Indonesia untuk tahun buku 2023 Rp 4,8 triliun.
Sedangkan untuk tahun buku 2024, UNVR sudah membagikan dividen interim Rp 1,56 triliun atau Rp 41 per saham yang dibayarkan pada 19 Desember 2024.
UNVR membukukan laba bersih Rp 3,36 triliun sepanjang tahun 2024. Lebih kecil daripada raihan tahun 2023.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






