Jumat, 15 Mei 2026

Saham Murah, Riwayat Dividen Rp 148/Saham, Lo Kheng Hong Borong

Penulis : Thresa Sandra Desfika
28 Apr 2025 | 07:56 WIB
BAGIKAN
Investor melihat layar pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)
Investor melihat layar pergerakan saham di sekuritas, Jakarta. (Foto: Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN melemah 2,54% ke Rp 1.725 pada perdagangan Jumat (25/4/2025) pekan lalu.

Sebanyak 67,66 juta saham ditransaksikan, frekuensi 13.833 kali, dan nilai transaksi Rp 117,32 miliar.

Meski melemah pada Jumat pekan lalu, saham PGAS masih tercatat melonjak 15% dalam satu bulan terakhir.

Tapi secara valuasi juga masih diskon dengan rasio price to book value (PBV) 0,92 kali. Dan price earning ratio (PER) 7,77 kali. PGAS juga masuk indeks IDXV30 yang merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki valuasi harga yang rendah dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.

ADVERTISEMENT

Tercatat Lo Kheng Hong menggenggam sebanyak 268.536.100 (1,11%) saham PGAS. Jumlah saham yang dipegang Lo Kheng Hong terpantau bertambah dibandingkan dengan akhir Februari 2025. Kala itu, dia masih memegang 261,33 juta lembar atau setara dengan 1,08%.

Di sisi lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) atau PGN akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 28 Mei 2025. “Pemegang saham yang berhak hadir dalam rapta adalah pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 5 Mei 2025,” jelas direksi PGAS dalam pemberitahuan RUPST.

Mata acaranya sendiri belum diungkapkan lantaran baru akan diumumkan dalam pemanggilan RUPST tanggal 6 Mei 2025.

Namun dalam RUPST tahun lalu, salah satu mata acaranya adalah penetapan penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2023.

Riwayat Dividen

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 23 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 55 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia