Saham Murah, Riwayat Dividen Rp 148/Saham, Lo Kheng Hong Borong
JAKARTA, investor.id - Saham emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN melemah 2,54% ke Rp 1.725 pada perdagangan Jumat (25/4/2025) pekan lalu.
Sebanyak 67,66 juta saham ditransaksikan, frekuensi 13.833 kali, dan nilai transaksi Rp 117,32 miliar.
Meski melemah pada Jumat pekan lalu, saham PGAS masih tercatat melonjak 15% dalam satu bulan terakhir.
Tapi secara valuasi juga masih diskon dengan rasio price to book value (PBV) 0,92 kali. Dan price earning ratio (PER) 7,77 kali. PGAS juga masuk indeks IDXV30 yang merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki valuasi harga yang rendah dengan likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik.
Baca Juga:
Update soal Kinerja GOTOTercatat Lo Kheng Hong menggenggam sebanyak 268.536.100 (1,11%) saham PGAS. Jumlah saham yang dipegang Lo Kheng Hong terpantau bertambah dibandingkan dengan akhir Februari 2025. Kala itu, dia masih memegang 261,33 juta lembar atau setara dengan 1,08%.
Di sisi lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) atau PGN akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 28 Mei 2025. “Pemegang saham yang berhak hadir dalam rapta adalah pemegang saham perseroan yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan pada 5 Mei 2025,” jelas direksi PGAS dalam pemberitahuan RUPST.
Mata acaranya sendiri belum diungkapkan lantaran baru akan diumumkan dalam pemanggilan RUPST tanggal 6 Mei 2025.
Namun dalam RUPST tahun lalu, salah satu mata acaranya adalah penetapan penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2023.
Riwayat Dividen
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






