Wall Street Tetap Menguat Meski PDB AS Terkontraksi
NEW YORK, investor.id — Indeks-indeks Wall Street mayoritas ditutup menguat pada Rabu (30/4/2025), meski data PDB Amerika Serikat (AS) kuartal I-2025 menunjukkan kontraksi. Hal ini karena beberapa data ekonomi AS lainnya menunjukkan daya tahan.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 naik 0,15% ke posisi 5.569,06 dan Dow Jones Industrial Average menguat 141,74 poin (0,35%) ke level 40.669,36. Sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,09% ke 17.446,34.
Sesi perdagangan berlangsung penuh tekanan. Di titik terendahnya, S&P 500 sempat jatuh hampir 2,3%, dan Dow Jones turun lebih dari 780 poin, sebelum akhirnya pulih kembali.
Departemen Perdagangan AS melaporkan produk domestik bruto (PDB) kuartal I-2025 turun 0,3%, berbalik arah dari pertumbuhan 2,4% pada kuartal sebelumnya.
Analis menyebut lonjakan impor sebesar 41% turut memengaruhi data ini, karena banyak perusahaan mempercepat pengadaan barang menjelang tarif baru dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Selain itu, belanja konsumen melambat tajam, sementara pengeluaran pemerintah juga menurun di tengah kebijakan pemangkasan anggaran besar-besaran, termasuk ‘DOGE cuts’ yang digagas Elon Musk.
Namun, beberapa data ekonomi AS lainnya menunjukkan daya tahan. Belanja masyarakat pada Maret naik 0,7%, melebihi ekspektasi ekonom yang memprediksi kenaikan 0,5%.
Pernyataan Trump Terbaru
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






