Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Anjlok, Catat Penurunan Bulanan Terbesar Sejak 2021

Penulis : Indah Handayani
1 Mei 2025 | 06:09 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak, REUTERS/Chen Aizhu//File Photo
Ilustrasi harga minyak, REUTERS/Chen Aizhu//File Photo

NEW YORK, investor.id – Harga minyak dunia ditutup anjlok pada Rabu (30/4/2025) dan mencatat penurunan bulanan paling tajam dalam hampir 3,5 tahun. Tekanan datang dari sinyal Arab Saudi yang membuka peluang meningkatkan produksi demi memperluas pangsa pasar, di tengah kekhawatiran menurunnya permintaan akibat perang dagang global.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent jatuh US$ 1,13 (1,76%) menjadi US$ 63,12 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) anjlok US$ 2,21 (3,66%) ke level US$ 58,21 per barel, penutupan terendah sejak Maret 2021.

Secara bulanan, Brent merosot 15% dan WTI amblas 18%. Ini menjadi penurunan persentase bulanan terbesar sejak November 2021.

ADVERTISEMENT

Penurunan tajam ini terjadi setelah Arab Saudi, sebagai salah satu produsen minyak terbesar dunia, mengisyaratkan tidak akan lagi menahan produksi demi menjaga harga dan siap menghadapi periode harga rendah yang berkepanjangan.

“Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kita mungkin sedang menuju perang produksi baru. Apakah Arab Saudi sedang mengirim sinyal bahwa mereka ingin merebut kembali pangsa pasar? Kita tunggu saja,” ujar analis senior Price Futures Group Phil Flynn.

Awal bulan ini, Arab Saudi mendorong peningkatan produksi OPEC+ yang lebih besar dari rencana semula untuk Mei. Sumber Reuters menyebutkan bahwa sejumlah anggota OPEC+ akan kembali mengusulkan kenaikan produksi pada pertemuan 5 Mei mendatang.

Sementara itu, perang dagang yang dipicu oleh kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump turut memperburuk prospek permintaan minyak. Trump mengumumkan tarif untuk seluruh impor pada 2 April, yang langsung dibalas China dengan bea masuk serupa. Ketegangan antara dua konsumen minyak terbesar dunia ini menekan aktivitas perdagangan dan perjalanan.

Dampak Perang Dagang

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 41 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia