Jumat, 15 Mei 2026

Jadi Saham Mineral Favorit, Target Harga ANTM Dikerek

Penulis : Heru Febrianto
6 Mei 2025 | 17:25 WIB
BAGIKAN
Aktivitas penambangan bijih nikel PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. (Foto: Antam)
Aktivitas penambangan bijih nikel PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam. (Foto: Antam)

JAKARTA, investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 794,1% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 2,1 triliun kuartal I-2025, melampaui prediksi sejumlah analis. Saham ANTM kini menjadi saham mineral favorit di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Maka tak heran jika sejumlah broker menaikkan target harga saham BUMN pertambangan ini, antara lain UBS dan BNI Sekuritas. Hal tersebut menunjukkan keyakinan mereka terhadap prospek pertumbuhan bisnis sekaligus harga saham ANTM.

Berdasarkan riset UBS, laba bersih Antam (ANTM) kuartal I-2025 mencapai 43% dan 48% dari proyeksi setahun penuh UBS dan konsensus analis. Ini didorong oleh peningkatan margin di semua segmen bisnis, dipimpin oleh penjualan bijih nikel di harga premium, emas, dan logam.

ADVERTISEMENT

“Kami mempertahankan ANTM sebagai saham pilihan teratas, didorong oleh pertumbuhan struktural yang kuat dari segmen emas, nikel, dan bauksit. ANTM juga berpeluang menetapkan rasio dividen 100% lebih, karena tidak punya utang,” tulis UBS, dikutip di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

UBS mencatat, di segmen emas, margin EBITDA ANTM meningkat menjadi 7,6% dari sebelumnya 6,4%, melampaui proyeksi sebesar 7%. Jumlah ini bisa terus bertambah, seiring datangnya pasokan emas dari perusahaan terafiliasi PT Freeport Indonesia. Jumlah yang disepakati mencapai 30 ton per tahun. 

ANTM, tulis UBS, menargetkan memproduksi emas sebanyak 70 ton pada 2027 dari posisi saat ini 30 ton. Perseroan juga berencana memiliki sendiri cadangan emas dalam beberapa tahun ke depan. 

Di bisnis nikel, demikian UBS, harga jual rata-rata bijih nikel ANTM terbukti resilien, mencapai US$ 45 per ton, naik 31% secara tahunan. Ini menunjukkan pasokan ketat bijih nikel, yang diprediksi berlanjut sampai akhir 2025.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Heru Febrianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 57 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia