Jumat, 15 Mei 2026

Saham Antam (ANTM) Dihitung Ulang, Ada Revisi

Penulis : Jauhari Mahardhika
14 Mei 2025 | 13:42 WIB
BAGIKAN
Kantor Antam (ANTM). (Foto: Antam)
Kantor Antam (ANTM). (Foto: Antam)

JAKARTA, investor.id – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mencetak profitabilitas yang solid pada kuartal I-2025, didukung oleh penjualan bijih nikel dan peningkatan margin bisnis emas. Alhasil, muncul target harga baru saham ANTM.

Antam (ANTM) berhasil membukukan pendapatan yang relatif stabil sebesar Rp 26,2 triliun pada kuartal I-2025, tumbuh 1% qoq atau 203% yoy. Pendapatan tersebut melampaui ekspektasi BRI Danareksa Sekuritas dan konsensus analis, karena mencapai 35% dan 34% dari estimasi setahun penuh.

“Pencapaian itu ditopang oleh penjualan emas yang tetap kuat sebanyak 13,7 ton, meski turun 9,7% qoq, serta penjualan bijih nikel sebesar 3,8 juta wmt atau meningkat signifikan 45% qoq,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Timothy Wijaya dan Naura Reyhan Muchlis dalam risetnya.

ADVERTISEMENT

Adapun margin emas Antam meningkat menjadi 7,9% dan margin nikel terdongkrak menjadi 35%. Kenaikan margin nikel seiring dengan lonjakan penjualan bijih nikel (+45% qoq). Sedangkan penjualan feronikel (FeNi) emiten berkode saham ANTM tersebut turun 38% qoq.

“Dengan demikian, ANTM membukukan laba bersih Rp 2,1 triliun pada kuartal I-2025, meningkat 47% qoq atau 8 kali lipat yoy. Pencapaian itu jauh di atas estimasi kami dan konsensus sebesar 40% dan 51%,” ungkap Timothy.

Sementara itu, ANTM tengah mempromosikan aplikasi emas BRANKAS, yang merupakan singkatan dari ‘Berencana Aman Kelola Emas’. Ini aplikasi terbaru ANTM yang memungkinkan pembelian emas digital.

ANTM memberi diskon sekitar Rp 57.900 per gram dibandingkan harga emas fisik serta tambahan diskon Rp 1.500 per gram untuk pembeli korporat. Emas digital tersebut dapat dicetak dan dikirim kepada pembeli setelah masa tunggu 15-20 hari kerja, tergantung ketersediaan pasokan.

Aplikasi emas digital ini juga membebankan biaya keanggotaan tahunan yang dihitung berdasarkan jumlah kepemilikan emas, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 9 juta per tahun untuk akun individu (maksimal 15 kg) dan Rp 4 juta hingga Rp 6 miliar per tahun untuk akun korporat (maksimal 10 ton).

Target Harga Baru Saham ANTM 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 50 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia