Harga Emas Tertekan, Analis Prediksi Pelemahan Masih Berlanjut Pekan Depan
JAKARTA, investor.id – Harga emas global diprediksi masih tertekan pada pekan depan. Hal itu seiring sinyal perlambatan ekonomi Amerika Serikat (AS) dan sentimen teknikal yang belum menunjukkan tanda pembalikan arah.
Harga emas ditutup jatuh 1,1% menjadi US$ 3.202 pada perdagangan Jumat (16/5/2025).
Analis Dupoin Futures Indonesia Andy Nugraha menilai, tekanan teknikal masih dominan. Berdasarkan struktur pergerakan harga dan posisi terhadap indikator moving average, tren bearish emas belum menunjukkan tanda mereda.
“Harga emas belum berhasil menembus resistance krusial di level US$ 3.295. Selama belum breakout, tekanan jual berpotensi terus berlanjut,” ujar Andy dalam risetnya, Sabtu (17/5/2025).
Untuk pekan depan, Andy memproyeksikan harga emas berpotensi melemah menuju kisaran US$ 3.070 jika tekanan teknikal tetap dominan. Namun, jika terjadi pergerakan teknikal yang kuat dan harga emas mampu breakout menembus level US$ 3.295, maka peluang rebound menuju US$ 3.435 akan terbuka cukup lebar.
“Ini akan sangat bergantung pada reaksi pasar terhadap data ekonomi berikutnya dan nada kebijakan dari para pejabat The Fed,” jelas Andy.
Sentimen Geopolitik
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






