Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Panigoro (MEDC) Update soal Blok Migas Bualuang

Penulis : M. Ghafur Fadillah
20 Mei 2025 | 21:43 WIB
BAGIKAN
Amri Siahaan, Direktur & Chief Administrative Officer PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto/MEDC
Amri Siahaan, Direktur & Chief Administrative Officer PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto/MEDC

JAKARTA, investor.id – Emiten keluarga Panigoro, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) meraih perpanjangan kontrak untuk blok migas Bualuang di Thailand selama 10 tahun atau sampai 2035. Perpanjangan tersebut memperkuat portofolio internasional sekaligus restrukturisasi aset global dalam upaya perseroan mengejar efisiensi dan profitabilitas jangka panjang.

Direktur dan Chief Administrative Officer Medco Energi Amri Siahaan menyampaikan, perpanjangan kontrak tersebut telah memperoleh persetujuan Pemerintah Thailand pada 17 Desember 2024.

“Di 2025, internasional cukup aktif. Perpanjangan blok di Thailand kami dapat 10 tahun lagi,” ujar Amri di Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) yang berlangsung di ICE BSD, Selasa (20/5/2025).

ADVERTISEMENT

Blok Bualuang mulai berproduksi pada akhir 2019 dengan tingkat produksi awal 12.900 barel minyak per hari (bopd). MEDC mengoperasikan dan memiliki hak partisipasi sebesar 100% atas blok tersebut.

Hingga 2024, produksi rata-rata blok yang terletak di wilayah offshore B8/38 Teluk Thailand tersebut mencapai sebesar 4.800 bopd, ditopang program workover yang aktif menggunakan rig jack-up dan unit hydraulic workover.

Selain memperkuat bisnis di Asia Tenggara, MEDC juga melakukan langkah efisiensi di kawasan lain. Pada 2025, MEDC menyelesaikan proses pelepasan dua lisensi eksplorasi laut dalam di Meksiko yakni Blok 10 dan Blok 12.

Keputusan melepas lisensi tersebut diambil setelah perusahaan menilai prospek wilayah tersebut tidak sebanding dengan biaya eksplorasi. “Mexico keluar dari sana. Exploration block bukan sebagai operator kurang menghasilkan. Jadi, kami berencana release,” jelas Amri.

Langkah tersebut melanjutkan kebijakan optimalisasi portofolio global Medco yang sebelumnya melepas dua aset pada 2024 yakni Area 47 di Libya yang dijual ke National Oil Corporation of Libya (NOC) dan kepemilikan Blok 12W di Vietnam kepada Bitexco Energy Company Ltd.

Portofolio Terbesar

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia