Saham RATU Menyala, Masih Kuat Nanjak
JAKARTA, investor.id – Saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dalam tren naik. Saham RATU berpeluang menguat ke level 6.600 pada perdagangan hari ini, Kamis (22/5/2025).
Hingga berita ini ditayangkan – berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) – saham RATU loncat 5,7% ke level Rp 6.425. Dengan begitu, saham RATU telah naik 6,5% dalam sepekan terakhir dan 27% selama sebulan.
Baca Juga:
Saham Antam (ANTM) Bagger“Secara teknikal, RATU membentuk pola ascending triangle pattern dan berhasil retest support pada level Rp 5.850-5.900. RATU membentuk candle pin bar yang mempunyai potensi untuk melanjutkan kenaikan hingga ke level Rp 6.600,” tulis Henan Putihrai Sekuritas dalam ulasannya, Kamis (22/5/2025).
Henan Putihrai Sekuritas merekomendasikan buy saham RATU, dengan entry level di Rp 6.050-6.075. Target harga harian Rp 6.650-6.725. Stop loss di Rp 5.575-5.600.
Baca Juga:
Ada yang Bilang Begini soal Saham BBRIRaharja Energi Cepu (RATU) berencana membagikan dividen tunai sebesar Rp 108 miliar atau setara Rp 40 per saham. Rencana itu telah disetujui RUPST perseroan pada 30 April 2025.
RUPS juga menyetujui masuknya petinggi Grup Barito ke jajaran pengurus RATU.
Rencana Akuisisi
Dalam analyst meeting belum lama ini – seperti diungkapkan oleh Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Theodorus Melvin – manajemen Raharja Energi Cepu (RATU) masih berkomitmen untuk mengakuisisi pembelian hak partisipasi blok migas di wilayah barat maupun timur Indonesia.
Perusahaan milik Happy Hapsoro, suami Puan Maharani itu juga menjelaskan bahwa target penyelesaian akuisisi salah satu blok ditargetkan rampung pada tahun ini.
Selain itu, menurut Melvin, manajemen RATU menjelaskan bahwa penurunan kinerja selama 2024 disebabkan oleh kenaikan pengeluaran terkait produksi minyak dan gas di Blok Jabung. Hal itu dipengaruhi oleh operator Blok Jabung, PetroChina, yang mulai ekspansi masif pada 2024, setelah kontrak bagi hasil produksi (production sharing contract) diperpanjang pada 2023.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






