Strategi Distribusi Langsung Dongkrak Profitabilitas, Target Saham Unilever (UNVR) Dinaikkan
JAKARTA, investor.id — Dalam situasi pasar yang penuh tantangan, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tampil sebagai salah satu perusahaan yang berhasil membalikkan tren melalui strategi restrukturisasi distribusi dan efisiensi biaya yang konsisten.
Menurut Samuel Sekuritas, perubahan model distribusi dari indirect ke direct selling melalui program Sahabat Warung merupakan salah satu pendorong utama kebangkitan kinerja Unilever. Dengan mengandalkan distribusi langsung, perusahaan berhasil memangkas biaya logistik dan meningkatkan margin penjualan.
“Dalam kuartal pertama tahun ini, kontribusi direct distribution meningkat signifikan dari hanya 1% menjadi 22%. Ini merupakan pencapaian besar, mengingat transformasi dilakukan dalam waktu relatif singkat,” ujar analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi dalam keterangannya, Kamis (22/5/2025).
Di sisi lain, penurunan harga bahan baku seperti kemasan plastik dan bahan kimia, serta efisiensi tenaga kerja melalui digitalisasi proses operasional, turut menopang peningkatan margin laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) menjadi 17,1%, dari sebelumnya hanya 6,7%.
Dengan dasar tersebut, Samuel Sekuritas menaikkan proyeksi laba bersih UNVR untuk 2025 dan 2026 masing-masing sebesar 22,8% dan 23,5%, dan menyesuaikan target harga saham dari Rp 1.400 menjadi Rp 2.100, dengan outlook positifterhadap strategi jangka panjang perusahaan.
Editor: Thomas Harefa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






