Arah IHSG dan Cara Dapat Cuan dari ANTM, INCO, hingga ASII
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak pada kisaran 7.200-7.300 dalam sepekan ke depan, dengan kecenderungan melanjutkan konsolidasi. Khusus Senin (26/5/2025), pemodal bisa fokus pada beberapa saham, mulai dari ANTM, INCO, hingga ASII.
Adapun level tertinggi (resistance) IHSG diperkirakan berada di 7.300, pivot 7.200, dan terendah (support) di 7.100.
Pada perdagangan Jumat (23/5/2025), IHSG ditutup naik 47,18 poin (0,66%) ke level 7.214,1. Dalam sepekan terakhir, IHSG bergerak sideways dengan kecenderungan menguat, yang ditopang oleh sentimen positif dari penurunan BI Rate, penguatan rupiah, dan minat beli investor asing.
Secara teknikal mingguan, indikator stochastic masih berada di area jenuh beli (overbought), namun belum menunjukkan pembalikan arah. Bollinger bands menandakan volatilitas tinggi dan masih ada potensi naik, meskipun overbought dalam jangka pendek.
“Histogram MACD masih menunjukkan momentum positif. Volume masih menunjukkan minat beli yang cukup besar,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (25/5/2025).
Secara sentimen pasar, sepekan ke depan bakal ada rilis data durable goods orders Amerika Serikat (AS) bulan April, yang diperkirakan turun 6,8% mom dari Maret 2025 yang tumbuh 7,5% mom. Selain itu, ada jadwal rilis S&P/Case-Shiller Home Price bulan Maret 2025, yang diprediksi tumbuh 4.2%, sedikit melambat dari Februari 2025 yang naik 4.5%.
Investor juga akan mencermati data consumer confidence Mei 2025 yang ditaksir turun ke 84 dari 86 pada April 2025. Selain itu, investor menanti data Core PCE Price Index April 2025 yang diproyeksi stagnan dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,2% mom. Pekan depan juga akan dirilis FOMC minutes.
Dari Eropa, sepekan ke depan bakal ada rilis data consumer confidence Jerman, unemployment rate, dan retail sales. Dari Asia, Jepang akan merilis data consumer confidence, unemployment rate, industrial production, dan retail sales.
“Sedangkan dari China bakal dirilis data NBS Manufacturing PMI bulan Mei 2025 yang diperkirakan turun menjadi 48,6 dari 49 pada April 2025,” ungkap Phintraco Sekuritas.
Cara Raih Cuan dari ANTM, INCO, hingga ASII
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






