Jumat, 15 Mei 2026

Mereka yang Serok Saham GOTO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
27 Mei 2025 | 07:43 WIB
BAGIKAN
GOTO
GOTO

JAKARTA, investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mendadak melemah 5,56% ke Rp 68 pada perdagangan Senin (26/5/2025) kemarin.

Sebanyak 14,9 miliar saham GOTO ditransaksikan, frekuensi 65.651 kali, dan nilai transaksi Rp 1,01 triliun.

Saham GOTO tertekan kala investor domestik banyak melepas saham ini kemarin. Di mana untuk investor domestik, broker Ciptadana Sekuritas Asia membukukan net sell mencapai Rp 321,2 miliar.

Di sisi lain, investor asing malah mengambil kesempatan dengan menyerok saham ini. Broker CGS International Sekuritas mencetak net buy Rp 147,4 miliar untuk investor asing di saham GOTO.

ADVERTISEMENT

Investment Analyst Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai bahwa koreksi harga saham GOTO saat ini patut dicermati untuk momentum koleksi jangka pendek. "Level Rp 68-70 bisa menjadi area akumulasi. Namun, tetap disarankan untuk wait and see dengan target jangka panjang di kisaran Rp 86 per saham," tambahnya.

Sementara itu GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) akan kembali meminta restu rencana pembelian kembali (buyback) saham dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) pada Juni 2025 mendatang.

GOTO kali ini juga bakal menganggarkan dana US$ 200 juta (sekitar Rp 3,3 triliun, dengan asumsi kurs Rp 16.500/dolar AS).

“RUPS untuk menyetujui rencana pembelian kembali saham akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2025,” jelas Sekretaris Perusahaan GOTO RA Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi.

Sebelumnya, pada 11 Juni 2024, GOTO telah memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melakukan buyback saham perseroan dalam jumlah sebanyak-banyaknya Rp 3,2 triliun.

Berdasarkan pembelian kembali saham yang peroleh restu RUPS 2024, kata RA Koesoemohadiani, hingga 9 Mei 2025 GOTO telah melakukan pembelian kembali saham sebesar 27.796.417.803 saham seri A dengan total biaya yang telah dikeluarkan oleh perseroan untuk pembelian kembali saham adalah sebesar Rp 1,79 triliun.

Adapun periode pembelian kembali saham sebelumnya berlangsung dalam jangka waktu paling lama 12 setelah tanggal RUPS yang menyetujui pembelian kembali saham yaitu tanggal 12 Juni 2024 sampai dengan 11 Juni 2025.

Rumor

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia