Saham ADRO Mendadak Loncat
Analis KB Valbury Sekuritas, Laurencia Hiemas sempat memperkirakan laba bersih ADRO tahun ini mencapai US$ 345 juta, kemudian meningkat menjadi US$ 495 juta pada 2028 – dengan aluminium sebagai pendorong utama sebesar 51%.
“Smelter aluminium berkapasitas 500.000 ton per tahun diperkirakan menyumbang pendapatan sebesar US$ 757 juta pada 2026 dan US$ 1,3 miliar pada 2028, yang mencakup lebih dari setengah pendapatan konsolidasi,” tulis Laurencia dalam risetnya.
Saat ini, ADMR dan SIS menjadi pilar utama ADRO. Dua lini usaha tersebut menghasilkan laba yang stabil dengan margin lebih baik, seiring dengan pergeseran ADRO dari bisnis batu bara konvensional.
KB Valbury Sekuritas memulai kembali rekomendasi beli saham ADRO dengan target harga Rp 2.300. Target harga tersebut berdasarkan valuasi sum of the parts (SOTP). Estimasi P/E ADRO 2025 sebesar 13 kali dan P/B 0,8 kali.
Rekomendasi beli saham ADRO mencerminkan transformasi bisnis perseroan menjadi lebih ramah lingkungan dan berorientasi pada nilai. Aluminium dan energi terbarukan bakal menjadi pendorong utama pertumbuhan, yang didukung oleh solidnya neraca dan prospek jangka panjang yang menjanjikan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





