Jumat, 15 Mei 2026

Teknologi AI GOTO Jadi Sorotan Pelaku Pasar

Penulis : Jauhari Mahardhika
4 Jun 2025 | 15:57 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)
Ilustrasi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: GOTO)

JAKARTA, investor.id – Teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bernama Sahabat-AI yang dikembangkan oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diperkirakan bakal memberikan keuntungan strategis bagi GOTO.

Sahabat-AI merupakan teknologi AI berbasis large language model (LLM) yang didesain untuk dapat memahami konteks lokal Indonesia. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara GOTO dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT).

Sahabat-AI pertama kali diluncurkan pada November 2024 dengan 8-9 parameter, kini sudah lebih canggih dengan 70 miliar parameter dan mencakup fitur chatbot yang mampu memproses Bahasa Indonesia serta bahasa daerah, antara lain Jawa, Sunda, Batak, dan Bali.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo dalam diskusi panel di acara peluncuran Sahabat-AI 70 Miliar Parameter pada 2 Juni 2025 menjelaskan bahwa platform AI LLM yang dapat diakses oleh publik ini didesain secara sederhana akurat, kontekstual, cepat, dan terjangkau untuk masyarakat Indonesia.

Dia mencontohkan pengaplikasian Sahabat-AI untuk pemesanan GoFood yang lebih praktis dan bisa digunakan untuk meningkatkan kinerja customer center.

Pengembangan AI ini juga turut mendapat perhatian dari pelaku pasar. Analis menyebut bahwa dengan menjadi pemimpin di dunia AI, GOTO bakal mendapat banyak keuntungan strategis untuk jangka menengah ke panjang.

“Untuk sekarang memang masih tahap awal dengan kapabilitas memahami teks dan suara, saya dengar ke depan akan dikembangkan untuk pemrosesan grafik dan video yang akan semakin kompetitif dengan model global lainnya, selain lebih unggul dalam konteks lokal,” kata Gani, analis OCBC Sekuritas, yang dikutip pada Rabu (4/6/2025).

Menurut dia, keuntungan strategis yang diperoleh GOTO salah satunya adalah produktivitas dan efisiensi. “Pengembangan AI butuh talent, tujuan yang jelas serta infrastruktur. GOTO punya talent, tujuan juga clear dan desain Sahabat-AI ini sederhana, sehingga infrastrukturnya tidak membutuhkan GPU skala besar seperti model lain, sehingga secara biaya jauh lebih efisien,” jelas Gani.

Sebagai ekosistem digital terbesar di Indonesia, menurut dia, pengembangan AI merupakan strategi yang tepat untuk GOTO dapat semakin memonetisasi ekosistemnya dengan jauh lebih efisien.

Mengacu pada siaran pers GOTO, dengan kapasitas yang ditingkatkan menjadi 70 miliar parameter, Sahabat-AI menawarkan akurasi lebih tinggi, sehingga dapat meluncurkan layanan chat terbaru yang bisa diakses melalui situs sahabat-ai.com maupun aplikasi GoPay pada menu ‘Layanan Favorit Warga’.

Layanan tersebut dilengkapi kemampuan penalaran canggih, sehingga memudahkan pengguna untuk bertanya dan mendapatkan jawaban informatif dengan bahasa yang alami. Layanan tersebut hanyalah salah satu dari banyak fitur dan aplikasi yang dapat dimanfaatkan dari model terbaru ini.

Saham GOTO Bisa Tembus Rp 100 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia